Frustasi dengan AS, Jerman dan Prancis Setop Pembicaraan Reformasi WHO

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 02:34 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Eropa juga mulai membuat pernyataan skeptis tentang WHO di depan umum, dengan menteri kesehatan Jerman mendesak WHO untuk mempercepat peninjauan atas penanganan Covid-19 .

Secara pribadi, beberapa negara Eropa telah mendukung garis yang lebih keras, dengan beberapa mengkritik kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan apa yang mereka lihat sebagai manajemen pandemi yang dipolitisasi.

"Semua orang mengkritik Tedros," kata seorang negosiator dari negara G7 Eropa kepada Reuters.

Sumber pemerintah Jerman mengatakan: "Harus dipastikan di masa depan bahwa WHO dapat bereaksi secara netral dan berdasarkan fakta pada peristiwa kesehatan global." (Baca: Disebut China Sentris oleh Trump, Ini Respon WHO )

Tetapi pemerintah Eropa ingin membuat WHO lebih kuat, lebih didanai dan lebih mandiri, sedangkan penarikan dana AS kemungkinan akan melemahkannya. Untuk diketahui, Washington adalah kontributor tunggal terbesar, menyediakan 15% dari anggaran.

Beberapa orang Eropa melihat kritik Trump terhadap WHO sebagai upaya menjelang pemilu AS untuk mengalihkan perhatian dari penanganannya terhadap Covid-19, dan hubungan Berlin dengan Washington telah tegang oleh keputusannya pada bulan Juli untuk menarik ribuan pasukan AS dari Jerman.(Baca: AS Tarik 12.000 Tentara dari Jerman, Setengahnya Masih di Eropa )

Rencana untuk mereformasi WHO kemungkinan tidak akan ditangguhkan secara definitif, terutama jika Trump kalah dalam pemilu November mendatang. Pemerintah Eropa ingin Washington tetap menjadi anggota WHO dan pendukung keuangan. Mereka juga telah menunjukkan minat untuk meningkatkan pendanaan mereka sendiri ke badan tersebut.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved