Bantu Palestina, Vladimir Putin Sebut Sebagai Tugas Suci Rusia

Rabu, 22 November 2023 - 23:19 WIB
loading...
Bantu Palestina, Vladimir...
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan memberikan bantukan kemanusiaan ke Jalur Gaza adalah tugas suci. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow mempunyai kewajiban moral untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk sipil di Jalur Gaza . Hal itu diungkapkan pemimpin Rusia itu dalam pertemuan dengan kabinet.

“Ini adalah misi yang sangat penting, bersifat kemanusiaan, dan mulia. Kita perlu membantu orang-orang yang menderita akibat kejadian yang sedang berlangsung,” kata Putin melalui tautan video seperti dilansir dari RT, Rabu (22/11/2023).

Pemimpin Rusia itu kemudian menggambarkan pemberian bantuan kepada warga sipil Palestina di Gaza sebagai “tugas suci kami.”

Sehari sebelumnya, Putin mengatakan kepada para pemimpin BRICS lainnya bahwa dia tersentuh oleh video yang menggambarkan anak-anak Palestina dioperasi tanpa anestesi.

Baca Juga: Putin: Upaya Sepihak AS untuk Selesaikan Konflik Gaza Gagal

Saat menghadiri pertemuan puncak BRICS yang diadakan secara daring, Presiden Rusia itu menyatakan bahwa kematian ribuan orang, perpindahan penduduk sipil secara massal, dan bencana kemanusiaan yang terjadi merupakan penyebab keprihatinan yang paling mendalam.

“Ketika Anda menyaksikan bagaimana anak-anak dioperasi tanpa anestesi – ini tentu saja menimbulkan perasaan yang sangat istimewa,” tambah Putin.

Dikatakan oleh Putin, meskipun mengamankan gencatan senjata kemanusiaan adalah tugas utama dalam jangka pendek, Moskow ingin melihat perdamaian abadi di wilayah tersebut.

"Hal ini hanya dapat dicapai berdasarkan resolusi PBB sebelumnya yang menyerukan pembentukan dua negara – Israel dan Palestina," kata Putin.

Menurut Putin, negara-negara anggota BRICS lainnya mempunyai pendirian yang sama dengan Rusia dalam banyak hal, seperti yang ditunjukkan oleh cara mereka memberikan suara di Majelis Umum PBB.

Baca Juga: Rute Pelayaran 1.000 Kapal dari Turki ke Gaza untuk Lawan Blokade Israel

Kelompok tersebut, menurutnya, dapat memainkan peran kunci dalam menyelesaikan konflik yang telah berlangsung puluhan tahun.

Awal bulan ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menuduh Israel secara rutin menargetkan fasilitas medis. Badan pengawas internasional tersebut juga mengatakan bahwa kematian anak-anak adalah kejadian sehari-hari di wilayah kantong Palestina yang terkepung.

Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa rata-rata, satu anak terbunuh setiap sepuluh menit di Gaza. Pejabat itu juga mengatakan bahwa Israel telah menyerang fasilitas medis, ambulans dan pasien di Gaza dan Tepi Barat setidaknya 250 kali sejak tanggal 7 Oktober, sehingga membuat sistem medis di Gaza “bertekuk lutut”.

Israel melancarkan operasi militernya menyusul serangan mematikan oleh militan Hamas yang merenggut nyawa 1.200 warga Israel, sebagian besar warga sipil, pada bulan lalu. Sejak itu, jumlah korban tewas di Gaza telah mencapai 13.000, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Pada hari Rabu, pemerintah Israel menyetujui kesepakatan dengan Hamas di mana kelompok militan tersebut akan membebaskan 50 sandera dengan imbalan 150 narapidana perempuan dan anak-anak Palestina yang ditahan di Israel, disertai dengan gencatan senjata selama empat hari.

Baca Juga: Ketua WHO Terkejut Israel Serang Rumah Sakit Indonesia di Gaza

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved