Kapal Rusia, Pemilik Amonium Nitrat yang Jadi Tragedi di Beirut

Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:42 WIB
loading...
Kapal Rusia, Pemilik...
Kapal MV Rhosus milik pengusaha Rusia yang disita Lebanon tahun 2013. Muatan amonium nitratnya diturunkan dan disimpan di gudang pelabuhan dan akhirnya meledak Selasa malam lalu. Foto/Shipspotting.com/3SX
A A A
BEIRUT - Korban tewas akibat ledakan mengerikan yang melanda Beirut telah meningkat menjadi 137 orang saat penyelidik menggeledah pelabuhan Ibu Kota Lebanon untuk mencari petunjuk penyebab ledakan tersebut.

Ledakan besar pada Selasa (4/8/2020) malam itu juga menyebabkan puluhan orang hilang dan sedikitnya 5.000 orang terluka. Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Lebanon, Kamis (6/8/2020).

Ledakan itu melenyapkan sebagian pelabuhan dan menyebabkan kerusakan pada radius yang luas di jantung kota, memicu kekhawatiran jumlah kematian yang sebenarnya bisa jauh lebih tinggi.

Para pejabat menyalahkan ledakan itu pada tumpukan besar amonium nitrat—komponen pupuk yang berpotensi meledak—yang disimpan selama bertahun-tahun dalam kondisi tidak aman di pelabuhan.

Pemerintah Lebanon pada hari Rabu kemarin memerintahkan para pejabat pelabuhan untuk ditempatkan di bawah tahanan rumah.

Laporan-laporan media mengatakan amonium nitrat yang meledak diyakini diturunkan di sana bertahun-tahun sebelumnya dari sebuah kapal kargo yang disita dari pemiliknya, pengusaha Rusia bernama Igor Grechushkin. (Baca: Politisi Israel Senang dengan Ledakan Beirut, Sebut Hadiah Tuhan )

Menteri Dalam Negeri Lebanon Mohammed Fahmi mengatakan ledakan kembar di pelabuhan Beirut disebabkan oleh ledakan lebih dari 2.700 ton amonium nitrat.

Fahmi mengatakan pupuk yang sangat eksplosif itu telah disimpan di gudang di sisi dermaga sejak disita dari kapal kargo pada 2013.

Perdana Menteri Hassan Diab mengatakan amonium nitrat yang disita telah disimpan di gudang selama enam tahun tanpa tindakan pengamanan.

Diab mengatakan mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran keamanan akan bertanggung jawab.

Kepala Keamanan Umum Lebanon, Mayor Jenderal Abbas Ibrahim, juga mengatakan bahwa bahan yang sangat mudah meledak telah disimpan di gudang itu sejak disita bertahun-tahun sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved