Pria Uighur Sebar Video Kehidupan dalam Kamp Tahanan China

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:33 WIB
loading...
A A A
Di sana ia dibelenggu ke tempat tidur, segera ditutupi kutu, dan dijaga oleh dua orang.(Baca: Warga Uighur di Pengasingan Minta ICC Selidiki 'Genosida' China di Xinjiang )

Di sini, entah bagaimana, ia berhasil menyelundupkan telepon ke dalam selnya, BBC dan The Globe and Mail melaporkan. Dia dapat mengakses beberapa barang pribadinya saat tiba di penjara kedua, dan teleponnya tidak diketahui, menurut laporan BBC.

Dengan ponselnya ia dapat berkomunikasi dengan keluarganya dan bahkan merekam cuplikan dirinya di dalam kamarnya. Klip-klip itu menunjukkan Ghappar diborgol ke tempat tidur, dengan jeruji di jendela, dan propaganda China sebagai latar belakangnya.

Setelah berbulan-bulan tidak mendengar kabar dari Ghappar, keluarganya merilis video empat setengah menit yang dia ambil di selnya, bersama dengan serangkaian pesan teks, ke BBC dan The Globe and Mail.

Meskipun tidak mungkin untuk memverifikasi pesan teks tersebut, tetapi para ahli mengatakan kepada BBC rekaman itu terlihat asli, dan kesaksian itu konsisten dengan pengakuan dari para mantan tahanan Xinjiang lainnya.

Keluarga Ghappar mengatakan kepada BBC bahwa mereka sadar hal itu dapat memperburuk situasinya tetapi berharap hal itu akan menarik perhatian dan situasi umum bagi orang-orang Uighur di China.

Abdulhakim Ghapper, pamannya, mengatakan kepada BBC video itu bisa menjadi simbol penindasan Uighur seperti bagaimana video penangkapan fatal George Floyd menjadi simbol rasisme dan penindasan di Amerika Serikat (AS).

"Mereka berdua menghadapi kebrutalan untuk ras mereka. Tetapi sementara di Amerika orang-orang mengangkat suara mereka, dalam kasus kami ada keheningan," ujarnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved