Warga Uighur di Pengasingan Minta ICC Selidiki 'Genosida' China di Xinjiang

Selasa, 07 Juli 2020 - 17:04 WIB
loading...
Warga Uighur di Pengasingan...
Warga Uighur di pengasingan meminta ICC melakukan penyelidikan dugaan genosida yang dilakukan China di Xinjiang. Foto/Al Jazeera
A A A
LONDON - Sekelompok warga Uighur di pengasingan telah menyerahkan bukti ke pengadilan pidana internasional (ICC) terkait dugaan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh China di Xinjiang. Mereka pun menyerukan penyelidikan terhadap pejabat senior China , termasuk Presiden Xi Jinping .

Pengajuan yang dibuat oleh pengacara berbasis di London atas nama dua kelompok aktivis menandai pertama kalinya para advokat berusaha menggunakan hukum internasional terhadap China atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia yang meluas di Xinjiang, wilayah paling jauh di barat laut China tempat Uighur dan kelompok minoritas lainnya ditahan dan diawasi secara massal.

Pengajuan tersebut, diajukan atas nama "pemerintah Turkistan timur di pengasingan dan gerakan kebangkitan nasional Turkistan Timur", mengklaim bahwa warga Uighur dideportasi secara tidak sah dari Tajikistan dan Kamboja ke Xinjiang di mana mereka dikenai hukuman penjara, penyiksaan serta kontrol kelahiran paksa, sterilisasi dan pernikahan di antara kejahatan lainnya. (Baca: China Dilaporkan Berlakukan Wajib Aborsi untuk Muslim Uighur )

Para pengacara berpendapat bahwa karena bagian dari kejahatan ini terjadi di Kamboja dan Tajikistan, penandatangan statuta Roma yang membentuk ICC , pengadilan memiliki yurisdiksi atas kasus-kasus ini meskipun China bukan anggota pengadilan.

Argumen ini didasarkan pada keputusan ICC pada 2018 dan 2019 bahwa ia memiliki yurisdiksi untuk menyelidiki kejahatan yang dilakukan terhadap Rohingya oleh pejabat di Myanmar, yang bukan merupakan pihak pengadilan, karena beberapa dugaan pelanggaran terjadi di Bangladesh, yang menandatangani pengadilan.

“Sudah terlalu lama diasumsikan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan oleh pengadilan kriminal dunia. Sekarang ada jalur hukum yang jelas menuju keadilan bagi jutaan warga Uighur yang diduga dianiaya oleh otoritas China ... Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan," kata Rodney Dixon QC, salah satu pengacara yang mengajukan pengajuan penyelidikan seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (7/7/2020).

Semakin banyak bukti termasuk laporan saksi, citra satelit dan perintah pemerintah yang bocor yang mendokumentasikan penahanan dan kontrol skala besar terhadap warga Uighur di Xinjiang, telah menyebabkan kecaman terhadap kebijakan Beijing. Tetapi masyarakat internasional belum dapat memberi sanksi kepada China, yang mengklaim programnya di Xinjiang adalah "urusan dalam negeri" sendiri dan dilaksanakan atas nama keamanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved