Sudah Bunuh 8.000 Orang, AS Bebaskan Israel Gunakan Senjata Amerika Semaunya di Gaza

Selasa, 31 Oktober 2023 - 09:58 WIB
loading...
Sudah Bunuh 8.000 Orang,...
Amerika Serikat bebaskan Israel gunakan senjata Amerika tanpa batas dalam perangnya di Gaza, Palestina. Sudah lebih dari 8.000 orang tewas di Gaza akibat invasi Israel. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pentagon tidak membatasi cara Israel menggunakan senjata yang disediakan Amerika Serikat (AS) dalam perang berdarah melawan Hamas di Gaza.

Pentagon mengabaikan fakta bahwa perang kejam militer Zionis di wilayah Palestina itu telah menewaskan lebih dari 8.000 orang dengan separuhnya adalah anak-anak.

"Kami tidak membatasi cara Israel menggunakan senjata yang disediakan,” kata Wakil Juru Bicara Pentagon Sabrina Singh pada hari Senin sebagaimana dilaporkan Koresponden Keamanan Nasional Voice of America Jeff Seldin, Selasa (31/10/2023).

"Kami tidak memberikan batasan apa pun pada hal itu,” katanya lagi.

“Hal ini benar-benar tergantung pada Pasukan Pertahanan Israel (IDF),” kata Singh, sambil menekankan bahwa hal ini bergantung pada IDF “bagaimana mereka akan melakukan operasinya".

Baca Juga: Pemimpin Yahudi Anti-Zionis: Kami Berdoa agar Tuhan Lenyapkan Negara Israel

Seorang juru bicara Pentagon mengonfirmasi kepada Insider bahwa komentar yang dilaporkan itu akurat secara substantif.

AS telah memberikan dukungan yang tak tergoyahkan kepada Israel sejak militan Hamas melakukan serangan mendadak pada 7 Oktober, yang menewaskan lebih dari 1.400 orang, melukai 5.400 lainnya, dan menyandera lebih dari 200 orang di Gaza.

Menanggapi serangan tersebut, Israel memulai kampanye pengeboman tanpa henti dan menghancurkan di Gaza, melancarkan serangan terhadap wilayah tersebut sebelum memulai serangan darat akhir pekan lalu, dengan tank-tank Israel maju ke Kota Gaza.

Sejauh ini, kampanye pengeboman Israel telah menewaskan lebih dari 8.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 16.000 lainnya, menurut angka yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Berita Terkini
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved