Mengapa Elon Musk Berkonflik dengan Australia dan Brasil?

Minggu, 28 April 2024 - 20:20 WIB
loading...
Mengapa Elon Musk Berkonflik...
Elon Musk berkonflik dengan Australia dan Brasil. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Elon Musk , yang memproklamirkan diri sebagai penganut kebebasan berpendapat absolut dan CEO X, Tesla, dan SpaceX, sekali lagi menjadi pusat perdebatan sengit tentang kebebasan berpendapat dan sensor.

Sejak membeli X, platform yang secara resmi dikenal sebagai Twitter, pada tahun 2022, Musk telah berdebat dengan pemerintah dan tokoh masyarakat di seluruh dunia tentang apa yang boleh diposting secara online.

Miliarder yang lincah ini kini terlibat dalam perselisihan hukum terpisah dengan pemerintah Brazil dan Australia atas upaya mereka untuk membatasi konten yang dianggap berbahaya, seperti misinformasi, materi kekerasan, dan pidato rasis.

Dalam setiap kasus, Musk menuduh pejabat pemerintah mengekang kebebasan berpendapat.

Namun para pengkritiknya mengatakan bahwa ia memberikan semangat kepada para ekstremis dan kasus-kasus yang pilih-pilih karena ia telah mematuhi pemberitahuan penghapusan di tempat lain.

Mengapa Elon Musk Berkonflik dengan Australia dan Brasil?

Mengapa Musk berselisih dengan Brasil?

Mengapa Elon Musk Berkonflik dengan Australia dan Brasil?

Foto/AP

Melansir Al Jazeera, perselisihan Musk dengan pihak berwenang Brasil adalah bagian dari perdebatan yang sedang berlangsung tentang cara menangani “milisi digital” yang terkait dengan mantan Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro.

Para pendukung Bolsonaro di dunia maya telah menjadi subyek penyelidikan selama lima tahun oleh Hakim Agung Alexandre de Moraes karena diduga menyebarkan berita palsu dan ujaran kebencian selama masa jabatannya.

Hakim juga mengawasi penyelidikan upaya kudeta yang dilakukan pendukung Bolsonaro setelah ia kalah dalam pemilu 2022 dari Presiden sayap kiri saat ini Luiz Inacio Lula da Silva.

Sebagai bagian dari penyelidikannya, de Moraes melarang 150 akun milik “milisi digital” – sebuah fakta yang diumumkan awal tahun ini ketika media melaporkan bahwa banyak dari akun tersebut masih aktif.

Langkah tersebut, yang telah menjadi kontroversi di Brasil, menarik perhatian Musk, yang pada bulan April melontarkan serangkaian tweet yang ditujukan kepada hakim, menyebut larangan tersebut sebagai “sensor agresif”.

Musk juga mengatakan X akan “mencabut semua pembatasan” pada akun yang diblokir, meskipun platform tersebut mengatakan telah mematuhi perintah tersebut sambil menunggu tantangan hukum.

“Hakim ini dengan berani dan berulang kali mengkhianati konstitusi dan rakyat Brazil. Dia harus mengundurkan diri atau dimakzulkan,” kata Musk di X. “Memalukan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
Berita Terkini
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved