4 Keunggulan Pesawat Kiamat Rusia, Bisa Jadi Pusat Komando
Minggu, 28 April 2024 - 21:21 WIB
loading...
Rusia memiliki pesawat kiamat supercanggih. Foto/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Pesawat kiamat milik Presiden Rusia Vladimir Putin adalah Ilyushin Il-80 dengan konfigurasi khusus yang juga disebut sebagai “Flying Kremlin”.
Dua MiG-29 kerap mengawal Il-80 yang disebut “Maxdome”. Selain itu, peserta penting lainnya dalam flypast ini adalah pesawat strategis Tu-95MS dan Tu-160, pesawat tempur generasi kelima Su-57, dan pembom jarak jauh Tu-22M3.
![4 Keunggulan Pesawat Kiamat Rusia, Bisa Jadi Pusat Komando]()
Foto/AP
Melansir Firepost, Il-80 Maxdome adalah pesawat Ilyushin Il-86 yang dimodifikasi dan diubah menjadi pusat komando dan kendali lintas udara, serta kantor kepresidenan Rusia di angkasa. Pesawat tersebut dilaporkan melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 1985, dan dilantik pada tahun 1987.
Empat pesawat telah dibuat, dan tiga masih dalam pelayanan. Pesawat semacam itu diperlukan untuk digunakan jika infrastruktur komando berbasis darat hancur akibat perang nuklir atau bencana besar, dan peran pesawat ini mirip dengan Boeing E-4B milik Angkatan Udara AS (USAF).
Baca Juga: AS Kembangkan Pesawat Kiamat yang Tahan dalam Perang Nuklir Senilai Rp211 Triliun
Dua MiG-29 kerap mengawal Il-80 yang disebut “Maxdome”. Selain itu, peserta penting lainnya dalam flypast ini adalah pesawat strategis Tu-95MS dan Tu-160, pesawat tempur generasi kelima Su-57, dan pembom jarak jauh Tu-22M3.
4 Keunggulan Pesawat Kiamat Rusia
1. Pusat Komando dan Kantor Kepresidenan Rusia di Angkasa

Foto/AP
Melansir Firepost, Il-80 Maxdome adalah pesawat Ilyushin Il-86 yang dimodifikasi dan diubah menjadi pusat komando dan kendali lintas udara, serta kantor kepresidenan Rusia di angkasa. Pesawat tersebut dilaporkan melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 1985, dan dilantik pada tahun 1987.
Empat pesawat telah dibuat, dan tiga masih dalam pelayanan. Pesawat semacam itu diperlukan untuk digunakan jika infrastruktur komando berbasis darat hancur akibat perang nuklir atau bencana besar, dan peran pesawat ini mirip dengan Boeing E-4B milik Angkatan Udara AS (USAF).
Baca Juga: AS Kembangkan Pesawat Kiamat yang Tahan dalam Perang Nuklir Senilai Rp211 Triliun
2. Tidak Memiliki Jendela
Pesawat Il-80 tidak memiliki jendela, kecuali kaca depan kokpit dan panel samping pandangan langsung. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi peralatan elektronik yang sensitif dan kru operasional serta pengambil keputusan dari radiasi nuklir, dan gelombang elektromagnetik yang diakibatkannya.Lihat Juga :