Israel Tolak Seruan Penyelidikan Independen terhadap Kuburan Massal Gaza

Minggu, 28 April 2024 - 12:45 WIB
loading...
Israel Tolak Seruan...
Israel tolak seruan penyelidikan independen terhadap kuburan massal di Gaza, Palestina. Foto/Fatima Shbair/AP
A A A
TEL AVIV - Israel menolak penyelidikan independen terhadap kuburan massal di Khan Younis, Gaza, yang diserukan para pemimpin Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Volker Türk, Ketua Hak Asasi Manusia (HAM) PBB, mengatakan penyelidikan independen terhadap kuburan massal—bukan yang dilakukan Israel—diperlukan mengingat iklim impunitas yang ada.

Beberapa jenazah yang ditemukan di kuburan massal itu dalam kondisi diborgol, ditembak di bagian kepala, atau dikuburkan tanpa pakaian.

“Kami merasa perlu untuk meningkatkan kewaspadaan karena jelas ada banyak jenazah yang ditemukan,” kata Ravina Shamdasani, juru bicara Türk, seperti dikutip Sputnik, Minggu (28/4/2024).

Baca Juga: Kritik Pedas Prabowo di Media AS: Barat Terapkan Standar Ganda pada Rusia dan Israel

Ketika ditanya oleh wartawan tentang kuburan massal di Gaza, juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Nadav Shoshani mengabaikan laporan tersebut dan menyebutnya sebagai “berita palsu”.

Dia pun bertanya balik; “selidiki apa?” ketika ditanya apakah Israel akan menyelidiki laporan kuburan massal tersebut, dia menyatakan bahwa Israel telah menyelidiki laporan itu dan tidak menemukan bukti adanya kesalahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved