NATO Kirim Lebih Banyak Pasukan ke Kosovo

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 07:17 WIB
loading...
NATO Kirim Lebih Banyak...
Tentara AS di pasukan penjaga perdamaian NATO Kosovo (KFOR) berjaga di dekat kantor pemerintah di Leposavic, Kosovo, 31 Mei 2023. Foto/REUTERS/Fatos Bytyci
A A A
PRISTINA - Sekitar 200 tentara Inggris mendarat di Kosovo pada Jumat (6/10/2023) untuk memperkuat kontingen NATO di provinsi Serbia yang memisahkan diri.

Langkah ini menyusul insiden bulan lalu yang melibatkan polisi etnis Albania. Seorang jenderal Turki akan mengambil alih komando pasukan tersebut pekan depan.

Anggota Batalyon 1 Resimen Kerajaan Putri Wales bergabung dengan 400 tentara Inggris yang sudah berada di Kosovo. Awal pekan ini, pemerintah Rumania juga berjanji akan mengirim 100 tentara lagi.

“Pengerahan ini merupakan langkah bijaksana untuk memastikan KFOR memiliki kekuatan yang dibutuhkan untuk memenuhi mandat PBB untuk menjaga lingkungan yang aman dan terjamin serta kebebasan bergerak bagi semua orang di Kosovo,” ujar pernyataan blok pimpinan Amerika Serikat (AS) tersebut.

NATO mengirim pasukan ke Kosovo pada Juni 1999, setelah melancarkan perang udara selama 78 hari melawan Serbia atas nama separatis etnis Albania di provinsi tersebut.

Pemerintahan sementara di Pristina mendeklarasikan kemerdekaan pada 2008, namun belum diakui oleh Serbia atau sekitar separuh negara di dunia, termasuk Rusia, China, dan India.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Berita Terkini
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved