Jerman Berjanji Perluas Uni Eropa Hingga ke Rusia
Selasa, 03 Oktober 2023 - 05:19 WIB
loading...
Jerman berjanji perluas Uni Eropa hingga ke Rusia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KIEV - Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan masa depan Ukraina terletak di Uni Eropa (UE). Ia menambahkan bahwa blok tersebut akan segera mencakup wilayah-wilayah yang telah bergabung dengan Rusia pada tahun 2022 tetapi masih diklaim oleh Kiev.
“(UE) akan segera membentang dari Lisbon hingga Lugansk,” kata Baerbock kepada wartawan di sela-sela pertemuan para Menteri Luar Negeri UE di ibu kota Ukraina seperti dikutip dari RT, Selasa (3/10/2023).
Lugansk adalah ibu kota Republik Rakyat Lugansk – salah satu dari dua bekas wilayah timur Ukraina yang mendeklarasikan kemerdekaan dari Kiev pada tahun 2014 setelah kudeta Maidan yang didukung Barat di Kiev. Rusia mengakui kemerdekaannya pada Februari 2022, hanya beberapa hari sebelum dimulainya kampanye militernya di Ukraina.
Baca Juga: Ukraina Boleh Gunakan Rudal Jerman untuk Serang Rusia
Pada musim gugur 2022, Republik Rakyat Lugansk bergabung dengan Rusia, bersama dengan tiga bekas wilayah Ukraina lainnya setelah serangkaian referendum.
Kiev tidak pernah mengakui hasil pemungutan suara dan menyebut referendum itu palsu. Mereka masih menganggap empat wilayah tersebut – serta Crimea, yang bergabung kembali dengan Rusia pada tahun 2014 setelah referendum – sebagai bagian dari Ukraina.
Moskow telah berulang kali menyatakan bahwa mereka siap untuk melakukan pembicaraan damai dengan Kiev tetapi hanya jika kenyataan di lapangan diakui, termasuk keputusan empat wilayah tersebut untuk menjadi bagian dari Rusia.
“(UE) akan segera membentang dari Lisbon hingga Lugansk,” kata Baerbock kepada wartawan di sela-sela pertemuan para Menteri Luar Negeri UE di ibu kota Ukraina seperti dikutip dari RT, Selasa (3/10/2023).
Lugansk adalah ibu kota Republik Rakyat Lugansk – salah satu dari dua bekas wilayah timur Ukraina yang mendeklarasikan kemerdekaan dari Kiev pada tahun 2014 setelah kudeta Maidan yang didukung Barat di Kiev. Rusia mengakui kemerdekaannya pada Februari 2022, hanya beberapa hari sebelum dimulainya kampanye militernya di Ukraina.
Baca Juga: Ukraina Boleh Gunakan Rudal Jerman untuk Serang Rusia
Pada musim gugur 2022, Republik Rakyat Lugansk bergabung dengan Rusia, bersama dengan tiga bekas wilayah Ukraina lainnya setelah serangkaian referendum.
Kiev tidak pernah mengakui hasil pemungutan suara dan menyebut referendum itu palsu. Mereka masih menganggap empat wilayah tersebut – serta Crimea, yang bergabung kembali dengan Rusia pada tahun 2014 setelah referendum – sebagai bagian dari Ukraina.
Moskow telah berulang kali menyatakan bahwa mereka siap untuk melakukan pembicaraan damai dengan Kiev tetapi hanya jika kenyataan di lapangan diakui, termasuk keputusan empat wilayah tersebut untuk menjadi bagian dari Rusia.
Lihat Juga :