Penyakit Misterius Mengintai Dunia, Lebih Ganas dari Covid-19
Minggu, 24 September 2023 - 13:27 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini, terdapat lebih banyak virus yang sibuk bereplikasi dan bermutasi dibandingkan gabungan semua bentuk kehidupan lain di planet kita. Tentu saja tidak semuanya menimbulkan ancaman bagi manusia – tetapi banyak juga yang menimbulkan ancaman,” imbuhnya seperti dikutip dari The Mirror, Minggu (24/9/2023).
Kate mengungkapkan bahwa para ilmuwan saat ini mengetahui adanya 25 keluarga virus, yang masing-masing terdiri dari hingga ribuan virus individu yang semuanya berpotensi berkembang menjadi pandemi.
Selain itu, diperkirakan masih ada sekitar satu juta virus yang belum ditemukan di luar sana yang dapat berpindah dari satu spesies ke spesies lain dan memiliki kemampuan membunuh jutaan umat manusia.
“Dalam arti tertentu, kita beruntung dengan adanya Covid-19, meskipun faktanya penyakit ini menyebabkan 20 juta atau lebih kematian di seluruh dunia," sambungnya.
"Intinya adalah sebagian besar orang yang terinfeksi virus berhasil pulih," ucapnya.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Usai, Muncul Virus Nipah
"Bayangkan Penyakit X sama menularnya dengan campak dengan tingkat kematian akibat Ebola (67%). Di suatu tempat di dunia, hal ini terus terjadi, dan cepat atau lambat, seseorang akan mulai merasa sakit," tuturnya.
Kate mengungkapkan bahwa para ilmuwan saat ini mengetahui adanya 25 keluarga virus, yang masing-masing terdiri dari hingga ribuan virus individu yang semuanya berpotensi berkembang menjadi pandemi.
Selain itu, diperkirakan masih ada sekitar satu juta virus yang belum ditemukan di luar sana yang dapat berpindah dari satu spesies ke spesies lain dan memiliki kemampuan membunuh jutaan umat manusia.
“Dalam arti tertentu, kita beruntung dengan adanya Covid-19, meskipun faktanya penyakit ini menyebabkan 20 juta atau lebih kematian di seluruh dunia," sambungnya.
"Intinya adalah sebagian besar orang yang terinfeksi virus berhasil pulih," ucapnya.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Usai, Muncul Virus Nipah
"Bayangkan Penyakit X sama menularnya dengan campak dengan tingkat kematian akibat Ebola (67%). Di suatu tempat di dunia, hal ini terus terjadi, dan cepat atau lambat, seseorang akan mulai merasa sakit," tuturnya.
Lihat Juga :