Lebih Mengerikan Dibandingkan Hantavirus, WHO: Wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:40 WIB
loading...
Lebih Mengerikan Dibandingkan...
WHO mengklaim wabah ebola sebagai darurat kesehatan global. Foto/X/@MarioNawfal
A A A
KONGO - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai "keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional" setelah lebih dari 300 kasus yang diduga dan 88 kematian dilaporkan. Wabah Ebola diklaim lebih berbahaya dibandingkan hantavirus.

Dalam unggahan media sosial pada hari Minggu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa wabah tersebut tidak memenuhi kriteria untuk keadaan darurat pandemi, tetapi negara-negara tetangga berisiko tinggi terhadap penyebaran lebih lanjut.

Otoritas kesehatan mengkonfirmasi bahwa wabah saat ini disebabkan oleh penyakit virus Bundibugyo (BVD), jenis penyakit Ebola langka yang belum memiliki terapi atau vaksin yang disetujui. Meskipun lebih dari 20 wabah Ebola telah terjadi di DRC dan Uganda, ini baru ketiga kalinya BVD dilaporkan.

WHO mengatakan wabah tersebut bisa jauh lebih besar, mengingat tingkat positif yang tinggi dari sampel awal dan meningkatnya jumlah kasus yang dicurigai yang dilaporkan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
AS Waspada, Blokir Pelancong...
AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Habis Covid-19, Muncul...
Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran
Bagaimana Negara-negara...
Bagaimana Negara-negara Merespons Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius?
Menkes Pastikan Pasien...
Menkes Pastikan Pasien Hantavirus di Indonesia Sudah Pulang dan Tidak Menular
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
WHO Cabut Status Covid-19...
WHO Cabut Status Covid-19 sebagai Darurat Kesehatan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved