Tak Bisa Diandalkan, Jet Tempur F-35 Ternyata Tak Mampu Terbang Maksimal

Jum'at, 22 September 2023 - 04:46 WIB
loading...
Tak Bisa Diandalkan,...
Jet tempur siluman f-35 memiliki banyak kelemahan. Foto/US Marine Corps
A A A
WASHINGTON - Pesawat tempur F-35 milik militer AS hanya mampu melakukan misi terbang lebih dari separuh waktu karena masalah pemeliharaan yang serius. Itu terungkap dalam tinjauan pengawas terhadap rencana pengadaan jangka panjang Pentagon untuk pesawat siluman tersebut.

Temuan baru ini, yang dimuat dalam laporan panjang yang diterbitkan pada Kamis oleh Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO). Itu muncul hanya beberapa hari setelah pesawat tempur F-35B Lightning II Joint Strike Fighter jatuh di Carolina Selatan saat terjadi kecelakaan pelatihan, sehingga menyebabkan Korps Marinir AS mengeluarkan pernyataan.

"F-35, sebuah pesawat generasi kelima yang sangat canggih, mewakili porsi yang terus bertambah dari armada penerbangan taktis Pentagon," demikian ungkap laporan GAO. Namun mereka menetapkan dalam laporan tersebut, yang disampaikan kepada anggota parlemen, bahwa F-35 yang mahal Program ini terganggu oleh masalah pemeliharaan dan strategi pemeliharaan jet di masa depan harus dievaluasi.

Baca Juga: 5 Kelemahan Jet Tempur Siluman F-35, Salah Satunya Biaya Satu Jam Terbang Capai Rp553 Juta

“Tantangan pemeliharaan berdampak negatif terhadap kesiapan pesawat F-35,” kata laporan GAO. “Tingkat kemampuan misi armada F-35 – persentase waktu pesawat dapat melakukan salah satu misi yang ditugaskan – adalah sekitar 55 persen pada Maret 2023, jauh di bawah sasaran program.” Tarif yang mampu misi adalah untuk pesawat yang dimiliki oleh satu skuadron.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved