Demi Sukseskan KTT G20, India Hancurkan Ribuan Rumah di Kawasan Kumuh

Selasa, 05 September 2023 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Demi Sukseskan KTT G20, India Hancurkan Ribuan Rumah di Kawasan Kumuh

Foto/Reuters

“Kalau kita pindah dari sini, pendidikan anak-anak saya juga akan terganggu. Di sini mereka bisa belajar karena dekat sekolah,” ujarnya. Dua anak Kumar – Srishti yang berusia lima tahun dan Eshant yang berusia 10 tahun – bersekolah di sekolah negeri di daerah tersebut. Putri bungsunya, Anokhee, berusia sembilan bulan.

“Kalau mereka harus bersih-bersih, bukan berarti mereka akan menyingkirkan warga miskin. Kalau warga miskin terlihat jelek, mereka bisa membuat sesuatu yang bagus, memasang tirai atau kain agar warga miskin tidak terlihat,” kata Devi kepada Reuters.

Ketika buldoser berangkat setelah membuat rumah mereka menjadi puing-puing, Kumar dan istrinya mulai mengatur barang-barang mereka, yang berserakan di pinggir jalan.

Setelah itu, mereka menumpuk barang-barang tersebut ke dalam kendaraan roda tiga yang mengangkut mereka ke akomodasi baru mereka – sebuah kamar single yang terletak 10 km jauhnya, dan mereka membayar sewa bulanan sebesar USD30,21.

Sementara itu, putri mereka dengan hati-hati mengangkat gaun berwarna peach yang dibuang ke tanah, beserta semua milik orang tuanya, dan membersihkannya.

Dua bulan kemudian, pada bulan Agustus, keluarga tersebut kembali ke bagian dari area Kamp Janta yang tidak terkena buldoser, dan membayar sewa yang lebih tinggi yaitu 3.500 rupee untuk sebuah kamar.

“Sulit bagi anak-anak saya untuk pergi ke sekolah setiap hari dari tempat kami tinggal sebelumnya. Saya ingin mereka belajar dan berprestasi, kami kembali demi mereka,” kata Kumar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Cara Bikin Konten Reaction...
Cara Bikin Konten Reaction Viral, Simak 10 Tips dari Janda Tawa
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Berita Terkini
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Infografis
Pakistan Hancurkan Gudang...
Pakistan Hancurkan Gudang Rudal BrahMos Kebanggaan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved