Demi Sukseskan KTT G20, India Hancurkan Ribuan Rumah di Kawasan Kumuh

Selasa, 05 September 2023 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2021, Hardeep Singh Puri, menteri perumahan dan perkotaan, mengatakan di parlemen bahwa 13,5 juta orang tinggal di koloni tidak sah di Delhi.

“Pemerintah menghancurkan rumah-rumah dan memindahkan orang-orang yang rentan atas nama kecantikan tanpa ada kekhawatiran tentang apa yang akan terjadi pada mereka,” kata Sunil Kumar Aledia, direktur eksekutif dan anggota pendiri Pusat Pengembangan Holistik yang berbasis di New Delhi, yang bekerja dengan tuna wisma.

“Jika hal ini harus dilakukan, warga seharusnya sudah diperingatkan pada waktunya dan ditemukan tempat di mana mereka bisa direhabilitasi,” tambahnya, dilansir Reuters.

Mahkamah Agung India bulan lalu memutuskan bahwa penghuni liar tidak dapat mengklaim hak untuk menduduki lahan publik. Yang terbaik, mereka dapat meluangkan waktu untuk mengosongkan lahan publik dan mengajukan permohonan rehabilitasi, katanya.

Baca Juga: Perdana Menteri China akan Hadiri KTT G20 di India Gantikan Xi Jinping

Setidaknya 49 upaya pembongkaran dilakukan di New Delhi antara 1 April dan 27 Juli, dengan hampir 230 hektar lahan pemerintah direklamasi, kata Kaushal Kishore, menteri muda untuk perumahan dan urusan perkotaan, di parlemen pada bulan Juli.

“Tidak ada rumah yang dibongkar untuk mempercantik kota untuk KTT G20,” katanya.

Penghancuran lapak Kamp Janta merupakan kejutan besar bagi Mohammed Shameem, warga lainnya, yang mengatakan menurutnya "orang-orang besar" yang menghadiri KTT G20 akan "memberikan sesuatu kepada orang miskin".

“Hal sebaliknya terjadi di sini. Orang-orang besar akan datang, duduk di kuburan kami dan makan,” katanya.

Bagi Kumar, yang bekerja sebagai pegawai di kantor Pragati Maidan, pembongkaran rumahnya dan penggusuran keluarganya memiliki konotasi yang lebih besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
Di Ambang Perang, India...
Di Ambang Perang, India Borong 26 Jet Tempur Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved