Demi Sukseskan KTT G20, India Hancurkan Ribuan Rumah di Kawasan Kumuh

Selasa, 05 September 2023 - 16:34 WIB
loading...
Demi Sukseskan KTT G20,...
India menghancurkan ribuan rumah demi pelaksaan KTT G20. Foto/Reuters
A A A
NEW DELHI - Ketika penduduk daerah kumuh di kawasan Kamp Janta di New Delhi mendengar bahwa KTT G20 akan diadakan di ibu kota India, yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah mereka, mereka berharap hal ini juga akan memberikan manfaat bagi mereka.

Sebaliknya, mereka terpaksa kehilangan tempat tinggal.

Dharmender Kumar, Khushboo Devi, dan ketiga anak mereka termasuk di antara sejumlah orang di ibu kota negara India yang rumahnya dibongkar selama beberapa bulan terakhir – tindakan yang menurut warga dan aktivis merupakan bagian dari upaya mempercantik KTT yang diadakan pada 9-10 September 2023.

Namun para pejabat dari pemerintah federal pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi, yang melakukan pembongkaran, mengatakan bahwa rumah-rumah tersebut dibangun secara ilegal di atas tanah pemerintah dan pemindahannya “merupakan kegiatan yang berkelanjutan”.

Baca Juga: Xi Jinping Tidak Hadiri KTT G20, Joe Biden Kecewa

Rumah-rumah di kawasan kumuh seperti di Kamp Janta dibangun bertahun-tahun seperti tambal sulam. Sebagian besar penduduknya bekerja di daerah sekitar dan telah tinggal di rumah kecil mereka selama beberapa dekade.

Penghancuran dimulai empat bulan lalu. Buldoser mengunjungi Kamp Janta pada suatu pagi yang panas di bulan Mei dan rekaman video pembongkaran menunjukkan rumah-rumah sementara yang terbuat dari lembaran timah diratakan dengan tanah sementara orang-orang yang tadinya menyebut mereka pulang berdiri menyaksikan, beberapa dari mereka menangis.

Kamp tersebut, yang terletak di dekat Pragati Maidan – tempat utama pertemuan puncak – merupakan simbol dari sebagian besar lanskap Delhi.

Banyak dari 20 juta penduduk kota ini tinggal di kawasan yang sebagian besar tidak terencana dan telah menjamur selama bertahun-tahun.

Demi Sukseskan KTT G20, India Hancurkan Ribuan Rumah di Kawasan Kumuh

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Pakistan Hancurkan Gudang...
Pakistan Hancurkan Gudang Rudal BrahMos Kebanggaan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved