3 Pasang Negara Asia Timur yang Bermusuhan, Salah Satunya Imbas Perang Dingin
Rabu, 30 Agustus 2023 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari History, Departemen Luar Negeri AS membagi semenanjung Korea menjadi dua di sepanjang garis paralel ke-38 pada bulan Agustus 1945. Rusia menduduki wilayah utara garis tersebut dan Amerika Serikat menduduki wilayah selatan.
Pada akhir dekade ini, dua negara bagian baru telah terbentuk. Di selatan, diktator anti-komunis Syngman Rhee (1875-1965) mendapat dukungan dari pemerintah Amerika, sementara di utara, diktator komunis Kim Il Sung (1912-1994) mendapat dukungan penuh dari Soviet.
Namun, pembagian wilayah tersebut justru tidak membuat warga Korea senang sehingga masing-masing diktator kerap melakukan pertempuran di perbatasan. Hampir 10.000 tentara Korea Utara dan Korea Selatan tewas dalam pertempuran itu.
Meskipun Perang Korea relatif singkat, namun telah menewaskan sekitar 5 juta orang. Sampai saat ini kedua negara ini masih bermusuhan.
Bahkan masing masing negara terus mengerahkan pasukan terbaiknya di perbatasan.
Pada akhir dekade ini, dua negara bagian baru telah terbentuk. Di selatan, diktator anti-komunis Syngman Rhee (1875-1965) mendapat dukungan dari pemerintah Amerika, sementara di utara, diktator komunis Kim Il Sung (1912-1994) mendapat dukungan penuh dari Soviet.
Namun, pembagian wilayah tersebut justru tidak membuat warga Korea senang sehingga masing-masing diktator kerap melakukan pertempuran di perbatasan. Hampir 10.000 tentara Korea Utara dan Korea Selatan tewas dalam pertempuran itu.
Meskipun Perang Korea relatif singkat, namun telah menewaskan sekitar 5 juta orang. Sampai saat ini kedua negara ini masih bermusuhan.
Bahkan masing masing negara terus mengerahkan pasukan terbaiknya di perbatasan.
(mas)
Lihat Juga :