alexametrics

Video Pornonya Viral, Menteri Pendidikan Zambia Dipecat

loading...
Video Pornonya Viral, Menteri Pendidikan Zambia Dipecat
Menteri Pendidikan Umum Hon David Mabumba dipecat setelah video asusilanya viral di media sosial. Foto/The East African/Twitter
A+ A-
LUSAKA - Presiden Zambia Edgar Lungu memecat Menteri Pendidikan David Mabumba tanpa menyebutkan alasannya. Namun, pemecatan terjadi setelah video porno menteri tersebut viral di media sosial.

Juru bicara presiden, Isaac Chipampe, mengumumkan pemecatan menteri tersebut dalam sebuah pernyataan, Kamis (30/7/2020).

Pagi harinya, sebelumnya pengumuman pemecatan keluar, video yang memperlihatkan Mabumba beradegan asusila viral. Dalam video tersebut, dia terlihat telanjang dan bermasturbasi.

Menurut laporan media lokal, Mabumba menjadikan video masturbasinya itusebagai bahan sexting dengan seorang wanita. (Baca: Viral, Demonstran Wanita Bugil Hadapi Pasukan Polisi AS)

"Saya telah membebaskan Menteri Pendidikan Umum Hon David Mabumba dari tugasnya dengan segera. Saya telah mengucapkan terima kasih kepadanya atas jasa yang diberikannya kepada pemerintah dan mendoakannya dengan baik dalam usahanya di masa depan," bunyi pernyataan presiden yang disampaikan Chipampe, seperti dilansir The East African.

Mabumba, yang sebelumnya juga menjabat sebagai menteri energi, tidak mengomentari video asusila tersebut atau pun pemecatannya oleh presiden.

Sementara itu, polisi setempat mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki skandal video asusila itu ketika Menteri Urusan Bimbingan Nasional Godfridah Sumaili telah mendesak masyarakat untuk berhenti menyebarkan video tersebut.

Sumaili mengatakan kepada media lokal bahwa tidak etis dan tidak bermoral bagi orang-orang untuk terus menyebarkan video tersebut.

Namun, seruan itu tidak menghentikan publik untuk berbagi video itu di media sosial.
(min)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak