Macron Pecat Menteri Sampul Majalah Playboy Prancis
Jum'at, 21 Juli 2023 - 12:01 WIB
loading...
Menteri Ekonomi Sosial dan Solidaritas Prancis Marlene Schiappa tampil di Majalah Playboy. Foto/playboy/twitter
A
A
A
PARIS - Menteri Ekonomi Sosial dan Solidaritas Marlene Schiappa meninggalkan kabinet Prancis setelah lebih dari enam tahun menjabat.
Pemecatan itu terjadi di tengah kontroversi atas dugaan salah urus dana publik yang diciptakan untuk melawan "ekstremisme."
Marlene Schiappa yang menjadi berita utama setelah berpose untuk sampul majalah Playboy awal tahun ini, mengetahui pemecatannya saat panggilan telepon dengan Presiden Emmanuel Macron pada Kamis sore (20/7/2023).
“Kami berbicara lama sekali, sekitar tiga puluh menit,” ujar dia kepada Le Monde. “Dia (Macron) berterima kasih kepada saya atas komitmen saya yang tidak pernah gagal selama tujuh tahun terakhir.”
Mantan menteri kesetaraan itu menjadi terkenal setelah menjalankan tugas Playboy April lalu, ketika dia berpose di sampul majalah dewasa edisi Prancis itu.
Baca juga: Turki Ogah Kawal Kapal Biji-bijian di Laut Hitam Seperti Permintaan Ukraina
Meskipun masalah tersebut terbukti populer di kalangan publik Prancis, penampilannya yang tidak telanjang memicu kritik dari rekan dan lawannya.
Pemecatan itu terjadi di tengah kontroversi atas dugaan salah urus dana publik yang diciptakan untuk melawan "ekstremisme."
Marlene Schiappa yang menjadi berita utama setelah berpose untuk sampul majalah Playboy awal tahun ini, mengetahui pemecatannya saat panggilan telepon dengan Presiden Emmanuel Macron pada Kamis sore (20/7/2023).
“Kami berbicara lama sekali, sekitar tiga puluh menit,” ujar dia kepada Le Monde. “Dia (Macron) berterima kasih kepada saya atas komitmen saya yang tidak pernah gagal selama tujuh tahun terakhir.”
Mantan menteri kesetaraan itu menjadi terkenal setelah menjalankan tugas Playboy April lalu, ketika dia berpose di sampul majalah dewasa edisi Prancis itu.
Baca juga: Turki Ogah Kawal Kapal Biji-bijian di Laut Hitam Seperti Permintaan Ukraina
Meskipun masalah tersebut terbukti populer di kalangan publik Prancis, penampilannya yang tidak telanjang memicu kritik dari rekan dan lawannya.
Lihat Juga :