Kecelakaan Pesawat Prigozhin: Putin dan Serangan Ala Mafia dengan Bom

Minggu, 27 Agustus 2023 - 00:01 WIB
loading...
Kecelakaan Pesawat Prigozhin:...
Pakar intelijen klaim kecelakaan pesawat bos tentara bayaran Wagner Group Yevgeny Prigozhin di Rusia adalah serangan ala mafia yang diatur Presiden Vladimir Putin. Namun Kremlin menyangkalnya. Foto/REUTERS/Stringer
A A A
MOSKOW - Seorang pakar intelijen mengeklaim kecelakaan pesawat pribadi yang menewaskan 10 orang, termasuk bos tentara bayaran Wagner Group Yevgeny Prigozhin, merupakan serangan ala mafia yang dikoordinasikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Profesor Anthony Glees, pakar intelijen dari Buckingham University, mengatakan kepada The Sun Online bahwa serangan itu melibatkan bom yang kemungkinan dipasang di roda pendaratan atau pun di dekat tangki pesawat.

Pesawat Embraer Legacy 600 tersebut jatuh di Tver saat perjalanan dari Moskow ke St Petersburg pada Rabu (23/8/2023) waktu setempat.

Profesor Glees percaya bahwa Putin melakukan upaya yang disengaja untuk membunuh Prigozhin dan tim dekatnya dengan menyabotase jet bisnis tersebut.

Baca Juga: Pramugari Cantik dan Petunjuk tentang Kecelakaan Pesawat Prigozhin

“Teori kerja saya sekarang adalah bahwa semacam bom dipasang pada kedua tangki bahan bakar jet Embraer (memiliki dua, satu di setiap sayap; ini adalah pesawat yang sangat aman), satu di setiap sisi,” katanya.

Dia kemudian menjelaskan bahwa hal ini akan menyebabkan tangki mana pun yang digunakan dalam penerbangan tersebut patah dan pada akhirnya sayap yang menampung tangki tersebut akan putus sepenuhnya.

“Ini sepenuhnya konsisten dengan apa yang kami ketahui tentang perilaku penerbangan jet pada saat-saat kritis pukul 18.19 waktu setempat,” ujarnya, yang dilansir Sabtu (26/8/2023).

Data pelacakan penerbangan dari FlightRadar24 juga menunjukkan bahwa kemungkinan ada setidaknya satu peristiwa bencana di udara beberapa menit sebelum pesawat Prigozhin jatuh.

Data menunjukkan bahwa pesawat mengalami penurunan ketinggian yang tidak terduga sekitar pukul 18.19 waktu setempat, tetapi tetap berada di udara selama beberapa menit saat menempuh perjalanan sejauh 30 mil.

Embraer Legacy 600 kemudian jatuh dari langit menurut data penerbangan dan rekaman horor yang menangkap tragedi dan ladang puing-puing.

Glees mengatakan dugaan bom yang menyebabkan ledakan dahsyat kemungkinan besar dipasang oleh perwira intelijen militer Rusia.

Teori penempatan bom strategis, menurut pakar tersebut, menunjukkan bahwa Putin—yang dia sebut sebagai “psikopat sadis”—ingin Prigozhin dan timnya menderita karena metode tersebut akan menyebabkan “kematian yang mengerikan”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Mencekam! Langit Kanada...
Mencekam! Langit Kanada Berubah Jadi Oranye akibat Kebakaran Hutan Dahsyat
Rekomendasi
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved