Vladimir Putin: De-dolarisasi Tidak Dapat Diubah

Rabu, 23 Agustus 2023 - 03:18 WIB
loading...
A A A
Presiden Rusia itu mengatakan defisit sumber daya dan meningkatnya kesenjangan di seluruh dunia adalah akibat langsung dari kebijakan tersebut. Ia menyoroti meroketnya harga gandum dan pangan sebagai manifestasi terbaru dari proses ini, yang terutama berdampak pada negara-negara yang paling rentan.

Pada KTT BRICS di Johannesburg, yang berlangsung dari 22-24 Agustus, Rusia diwakili oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Putin memilih untuk tidak menghadiri acara tersebut setelah keputusan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapannya pada bulan Maret.

Pengadilan tersebut mendasarkan perintah tersebut pada tuduhan Ukraina bahwa evakuasi anak-anak oleh Rusia dari zona konflik di tengah permusuhan antara kedua negara merupakan pemindahan penduduk yang melanggar hukum.

Afrika Selatan adalah salah satu negara penandatangan Statuta Roma di ICC, dan AS serta sekutu-sekutunya telah menekan negara tersebut untuk menahan Putin jika ia melakukan perjalanan ke negara tersebut. Moskow telah berulang kali membantah tuduhan ICC dan menekankan bahwa mereka tidak mengakui wewenang pengadilan internasional itu, dan menyatakan surat perintah tersebut batal demi hukum.

Meskipun Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa berulang kali menyatakan bahwa dia tidak akan melaksanakan perintah tersebut, dan mengklaim bahwa hal itu sama dengan “deklarasi perang”, Moskow pada akhirnya memutuskan untuk mengirim Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov ke pertemuan puncak BRICS untuk mewakili Rusia.

Baca Juga: Putin dan Raisi Bicara Lewat Telepon, Bahas Kemungkinan Iran Jadi Anggota BRICS
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Iran Larang Badan Energi...
Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS
Rekomendasi
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Kapolri Anugerahi Medali...
Kapolri Anugerahi Medali Kehormatan ke Prabowo, Bukti Kuatnya Sinergi Pemerintah-Polri
Berita Terkini
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved