Vladimir Putin: De-dolarisasi Tidak Dapat Diubah

Rabu, 23 Agustus 2023 - 03:18 WIB
loading...
Vladimir Putin: De-dolarisasi...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/NPR
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Dolar Amerika Serikat (AS) kehilangan peran globalnya dalam proses yang objektif dan tidak dapat diubah. Hal itu dikatakan Putin kepada peserta KTT BRICS di Afrika Selatan melalui tautan video, setelah memilih untuk tidak menghadiri acara tersebut secara langsung.

"De-dolarisasi mendapatkan momentum," kata Putin seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (23/8/2023).

Ia menambahkan bahwa anggota kelompok negara-negara berkembang berupaya mengurangi ketergantungan mereka pada greenback dalam transaksi timbal balik.

Pemimpin Rusia tersebut mengklaim lima anggota BRICS – Rusia, China, India, Brasil, dan Afrika Selatan – menjadi pemimpin ekonomi dunia yang baru, dan menambahkan bahwa kontribusi kumulatif mereka terhadap PDB global telah mencapai 26%.

Ia mencatat bahwa jika diukur dengan paritas daya beli, BRICS telah melampaui negara-negara industri terkemuka di Kelompok Tujuh – menyumbang 31% dari perekonomian global, dibandingkan dengan 30% di G7.

Baca Juga: Arab Saudi dan Indonesia Difavoritkan Gabung BRICS, China Ingin Tandingi G7

"Selama 10 tahun terakhir, investasi timbal balik antara negara-negara anggota BRICS telah meningkat enam kali lipat. Total investasi mereka dalam perekonomian dunia meningkat dua kali lipat, sementara ekspor kumulatif mencapai 20% dari total global," kata Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Iran Larang Badan Energi...
Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS
Rekomendasi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didakwa Pasal Berlapis Pencemaran Nama Baik dan UU ITE
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Berita Terkini
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved