Mayoritas Rakyat Jerman Tolak Kirim Misil Jarak Jauh ke Ukraina
Kamis, 10 Agustus 2023 - 00:13 WIB
loading...
A
A
A
Namun menurut anggota parlemen Ukraina Egor Chernev, sikap itu tidak diamini oleh banyak anggota parlemen Jerman. Awal pekan ini, dia mengklaim bahwa partai-partai kunci di parlemen telah “mencapai konsensus” tentang pengiriman rudal Taurus. “Akhirnya, es telah pecah. Kita tunggu keputusan resminya,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Kecanggihan Drone Laut yang Menjadi Pengubah Permainan pada Perang Ukraina-Rusia
Sementara Jerman dan AS sejauh ini telah menunda pengiriman rudal jarak jauh ke Ukraina, Kiev telah menerima rudal Storm Shadow dengan jangkauan lebih dari 250 km dari Inggris. Bulan lalu, Prancis juga berjanji untuk mendukung negara itu dengan roket jarak jauh SCALP.
Setelah menerima amunisi jarak jauh yang dipasok Barat, Ukraina dilaporkan menggunakannya untuk menargetkan fasilitas dan infrastruktur sipil di kota Lugansk Rusia dan di semenanjung Crimea.
Moskow telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak "mendorong" Ukraina dengan senjata, dengan alasan bahwa bantuan militer akan memperpanjang permusuhan tetapi gagal mengubah hasil akhir dari konflik tersebut.
Baca Juga: 5 Kecanggihan Drone Laut yang Menjadi Pengubah Permainan pada Perang Ukraina-Rusia
Sementara Jerman dan AS sejauh ini telah menunda pengiriman rudal jarak jauh ke Ukraina, Kiev telah menerima rudal Storm Shadow dengan jangkauan lebih dari 250 km dari Inggris. Bulan lalu, Prancis juga berjanji untuk mendukung negara itu dengan roket jarak jauh SCALP.
Setelah menerima amunisi jarak jauh yang dipasok Barat, Ukraina dilaporkan menggunakannya untuk menargetkan fasilitas dan infrastruktur sipil di kota Lugansk Rusia dan di semenanjung Crimea.
Moskow telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak "mendorong" Ukraina dengan senjata, dengan alasan bahwa bantuan militer akan memperpanjang permusuhan tetapi gagal mengubah hasil akhir dari konflik tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :