Gejolak Ekonomi dan Melonjaknya Harga, Seberapa Buruk Kemiskinan di Turki?

Selasa, 08 Agustus 2023 - 22:10 WIB
loading...
A A A
Keruntuhan mata uang telah membantu mendorong salah satu tingkat inflasi tertinggi di Eropa, mengikis upah dan memukul bisnis lokal. Namun masalah struktural yang lebih dalam juga berperan.

Pada September 2021, 1 dolar AS bernilai sekitar 8 lira Turki, namun pada Juli 2023 menjadi 27.

Di balik ini ada sesuatu yang lain.

Gejolak Ekonomi dan Melonjaknya Harga, Seberapa Buruk Kemiskinan di Turki?

Foto/Reuters

Berbicara kepada Euronews musim gugur lalu, Timothy Ash, seorang pakar pasar berkembang di BlueBay Asset Management, mengatakan salah urus ekonomi oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) telah memicu inflasi dan menyebabkan lira terjun bebas.

Dia menyalahkan keputusan Erdogan untuk tidak menurunkan suku bunga akan mendinginkan inflasi - karena pemahamannya yang "tidak ortodoks" tentang kebijakan moneter, keyakinan Islam tentang riba, dan berapa banyak sekutu politiknya yang mendapat manfaat dari suku bunga terendah.

Sentralisasi kekuasaan adalah inti dari masalah ini, kata Ash, dengan presiden Turki secara luas dituduh mengambil sikap otoriter.

“Erdogan menyalahkan orang lain,” katanya kepada Euronews. “Dia memiliki tim yang terdiri dari orang-orang di sekitarnya yang ya laki-laki. Mereka tidak mengatakan kebenaran kepada kekuasaan. Ini seperti Baju Baru Kaisar.”

Menyusul pemilihannya kembali pada bulan Mei, pemerintahan Erdogan dilaporkan membentuk jalur ekonomi baru, setelah mengisyaratkan dia siap untuk membalikkan kebijakannya yang tidak konvensional dengan menunjuk tokoh-tokoh baru untuk bank sentral dan kementerian keuangan.

Gejolak Ekonomi dan Melonjaknya Harga, Seberapa Buruk Kemiskinan di Turki?

Foto/Reuters

Namun, penurunan lira terus berlanjut.

Bagi Foggo, banyak masalah kemiskinan Turki bukanlah hal baru, mengklaim pihak berwenang telah gagal bertindak selama bertahun-tahun.

“Semua [masalah] ini sebenarnya adalah hal yang mengkhawatirkan di masa lalu. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya tidak ada tindakan yang diambil," kata Foggo kepada Euronews, menyerukan solusi berdasarkan hak asasi manusia.

“Kami membutuhkan kebijakan sosial berbasis hak yang mencakup pelajar, wanita, ibu tunggal, penyandang cacat, lansia, anak-anak, dan setiap individu yang hidup dalam kemiskinan sesuai dengan kebutuhannya.”

“Ketika kemiskinan semakin dalam dan berkepanjangan, dampaknya semakin buruk.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved