China Bersih-bersih Unit Senjata Nuklir, Takut Memberontak Seperti Wagner?

Selasa, 01 Agustus 2023 - 20:02 WIB
loading...
China Bersih-bersih...
China bersih-bersih Unit Senjata Nuklir, takut memberontak seperti Wagner? Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - China telah mengganti kepala unit elit yang bertanggung jawab atas persenjataan nuklirnya, dalam sebuah langkah yang dipandang ahli kemungkinan dipicu oleh pemberontakan Wagner di Rusia.

Mantan wakil kepala angkatan laut Wang Houbin dan anggota komite pusat partai Xu Xisheng ditunjuk sebagai kepala divisi Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China, yang mengendalikan rudal nuklir dan konvensional China. Keduanya telah dipromosikan dari pangkat letnan jenderal menjadi jenderal penuh, yang merupakan pangkat tertinggi China untuk perwira dinas aktif.

Penunjukan itu menyusul spekulasi tentang keberadaan kepala unit sebelumnya, Jenderal Li Yuchao, dan wakilnya, Jenderal Liu Guangbin. South China Post melaporkan pada awal Juli bahwa pasangan tersebut, serta mantan wakil Li, Zhang Zhenzhong, menghadapi penyelidikan korupsi.

Wakil Direktur Program China dan anggota senior di think tank AS Foundation for Defense of Democracies (FDD), Craig Singleton, mengatakan Xi kemungkinan besar dipengaruhi oleh pemberontakan Wagner, di mana kelompok tentara bayaran besar yang dipimpin oleh pendirinya, Yevgeny Prigozhin, mencoba untuk menggulingkan pendirian militer negara, sebagai tantangan langsung ke Vladimir Putin.

Baca Juga: China Diklaim Jadikan Keluarga Aktivis Uyghur sebagai Sandera

“Pemberontakan Wagner yang gagal hampir pasti memperkuat fiksasi Xi pada kontrol ideologis, bahkan dengan mengorbankan pertumbuhan ekonomi dan modernisasi militer China yang sedang berlangsung,” katanya kepada Newsweek.

Pergantian personel yang tak terduga itu diumumkan pada sebuah upacara di markas besar komisi di Beijing sehari sebelum peringatan 96 tahun berdirinya PLA pada 1 Agustus. Ini mengikuti pencopotan Menteri Luar Negeri China Qin Gang pekan lalu, setelah absen selama sebulan dari publik. Dia digantikan oleh Wang Yi, yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri antara 2013 dan 2022.

Singleton mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan begitu cepat setelah pemecatan Qin, menandai salah satu perombakan kepemimpinan paling mendalam di China selama bertahun-tahun.

“Xi (Jinping, presiden China) telah berulang kali menyebut Pasukan Roket sebagai kekuatan penangkal strategis inti China terhadap Amerika Serikat,” katanya.

Baca Juga: Pangkalan Militer AS Dilaporkan Terinfeksi Malware China

"Pembersihan tingkat tinggi ini terjadi di tengah upaya China yang tidak terlalu transparan untuk memperluas kekuatan nuklirnya secara signifikan," imbuhnya.

"Pembersihan ini menyoroti bahwa upaya Xi selama satu dekade untuk melakukan kontrol ideologis yang ketat atas angkatan bersenjata China tetap merupakan pekerjaan yang sedang berjalan," ujarnya seperti dilansir dari media AS itu, Selasa (1/8/2023).

Media China bulan lalu melaporkan bahwa Xi Jinping, yang juga ketua komando militer tertinggi China, Komisi Militer Pusat, mengatakan Partai Komunis China (PKC) harus mempertahankan kepemimpinan absolut atas militer.

Singleton mencatat bagaimana Pasukan Roket China telah menerima aliran dana yang sangat besar untuk memperluas persenjataan nuklir Negeri Tirai Bambu itu, dan hanya masalah waktu sebelum para pejabat yang mengawasi portofolio pengadaan besar ini berselisih dengan Komisi Inspeksi Disiplin Komisi Militer Pusat.

Baca Juga: Taiwan Dapat Bantuan Militer dari AS, China Bilang 'Gak Ngaruh
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved