5 Dampak Sistem Pembayaran BRICS terhadap SWIFT Milik Bank Dunia

Senin, 31 Juli 2023 - 19:44 WIB
loading...
5 Dampak Sistem Pembayaran...
Sistem pembayaran BRICS akan melumpuhkan SWIFT dan melemahkan dolar. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Jalur lain yang dieksplorasi negara-negara BRICS dalam upaya mereka untuk de-dolarisasi adalah pengembangan sistem pembayaran global mereka sendiri. Dengan demikian, mereka bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan pada SWIFT, jaringan pembayaran global yang dominan.

Langkah ini juga memungkinkan mereka menetapkan aturan perbankan internasional mereka sendiri, dan akan membantu melindungi mereka dari sanksi AS. Rusia dan China sedang mengembangkan alternatif nasional mereka untuk SWIFT.

Berikut adalah 5 dampak sistem pembayaran BRICS terhadap SWIFT milik Bank Dunia.

1. Memperkuat Penggunaan Mata Uang Digital

5 Dampak Sistem Pembayaran BRICS terhadap SWIFT Milik Bank Dunia

Foto/Reuters

Dalam wawancara baru-baru ini dengan Forbes, wakil gubernur pertama Bank Rusia, Olga Skorobogatova, berbicara tentang rencana negaranya untuk mata uang digital bank sentral (CBDC) akan semakin kuat dengan sistem pembayaran BRICS.

Wakil gubernur memberikan perincian jadwal pengembangan saat ini dan mengatakan peluncuran penuh tidak diharapkan hingga setidaknya 2025. Meskipun CBDC Rusia terutama dipahami sebagai alat ritel untuk pembayaran dan transfer domestik, negara ini telah lama tertarik pada aplikasi lintas batas untuk mengurangi paparannya terhadap sistem keuangan yang dipimpin AS, yang diwakili oleh lembaga kliring SWIFT dan Barat.

“Hal utama adalah memiliki perjanjian antara dua atau lebih negara,” kata Skorobogatova mengatakan kepada Forbes, tetapi “jika ada perjanjian seperti itu, maka integrasi mata uang digital benar-benar dapat menggantikan SWIFT, karena pembayaran dan informasi tentangnya akan dilakukan di infrastruktur pemukiman yang sama sekali berbeda dari sekarang.”

2. Memuluskan Mata Uang BRICS

5 Dampak Sistem Pembayaran BRICS terhadap SWIFT Milik Bank Dunia

Foto/Reuters

KTT BRICS di mana para anggota akan membahas pembuatan mata uang tunggal, sesuatu yang pertama kali diusulkan Rusia pada tahun 2019.

“Mata uang bersama untuk negara-negara BRICS bisa menjadi terobosan, penyederhanaan penyelesaian yang signifikan antara ekonomi kita. Tapi ini tidak mudah, prosesnya panjang,” ujar Skorobogatova.

Negara-negara BRICS secara bertahap memperoleh pengaruh ekonomi yang besar, setelah baru-baru ini mengambil alih negara-negara G7 dalam PDB global. Anggota mereka melakukan banyak perdagangan di antara mereka, sehingga kemungkinan besar mereka akan mendapat manfaat dari mata uang bersama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved