7 Alasan Utama Kenapa China Dibenci Banyak Warga Dunia

Jum'at, 28 Juli 2023 - 04:15 WIB
loading...
A A A
India adalah negara asing yang terkenal di antara negara-negara berpenghasilan menengah karena hubungannya dengan China telah goyah karena berbagai masalah termasuk perbatasan sepanjang 3.500 km (2.175 mil) yang disengketakan yang membentang melintasi Himalaya.

Survei Pew menemukan 67% responden di India memiliki pandangan negatif terhadap Beijing meskipun ada hubungan ekonomi yang erat antara kedua negara – naik dari 46 persen pada 2019.

3. Memiliki Pengaruh Ekonomi yang kuat

7 Alasan Utama Kenapa China Dibenci Banyak Warga Dunia

Foto/Reuters

China juga sekarang dipandang sebagai yang kedua jauh dari AS dalam hal pengaruh ekonomi. Itu dinobatkan sebagai kekuatan ekonomi teratas dunia oleh rata-rata 33% responden dibandingkan dengan 42% yang memilih Amerika Serikat.

Persepsi publik telah jatuh sangat parah di Eropa, terutama di Jerman, Belanda, Polandia, dan Swedia, sementara persepsi Amerika juga meredup.

Tiga puluh delapan persen responden AS menyebut China sebagai kekuatan ekonomi teratas dunia, turun dari 43% pada 2022, menurut survei Pew tahun ini.

Baca Juga: Antisipasi Banjirnya Produk China di Platform Digital, Pemerintah Bakal Bentuk Satgas

4. Mengembangkan Teknologi yang Berkembang Pesat

Satu titik terang adalah industri teknologi China, yang dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia oleh 19 persen responden global dan di atas rata-rata oleh 51%.

Sebagian besar penurunan persepsi secara keseluruhan mungkin terkait dengan perjuangan publik China untuk pulih dari COVID-19, yang membuatnya bertekuk lutut pada tahun 2020 dan lagi pada tahun 2022 karena pembatasan anti-pandemi yang ketat.

Upaya Beijing untuk menghidupkan kembali ekonomi tahun ini telah terhenti selama penurunan global sementara janjinya untuk mendukung sektor swasta negara telah ditanggapi dengan skeptis oleh investor global.

5. Ikut Intervensi Urusan Domestik Negara Lain

7 Alasan Utama Kenapa China Dibenci Banyak Warga Dunia

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Berita Terkini
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved