7 Alasan Utama Kenapa China Dibenci Banyak Warga Dunia

Jum'at, 28 Juli 2023 - 04:15 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, upaya Beijing untuk mengubah citra dirinya sebagai pembawa perdamaian global tahun ini juga tersendat bahkan setelah melangkah untuk menengahi pembentukan kembali hubungan antara Arab Saudi dan Iran dan menawarkan untuk memainkan peran serupa di Ukraina dan Palestina.

Rata-rata 71% responden mengatakan kepada Pew Research Center bahwa menurut mereka China “tidak berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas global” dibandingkan dengan 23% yang menyatakan pandangan positif tentang kegiatan diplomatiknya.

57% lainnya menggambarkan China sebagai intervensionis dalam urusan global, bertentangan dengan citra yang coba diproyeksikan oleh Beijing bahwa China tidak ikut campur dalam masalah domestik negara lain.

6. Meragukan Kepemimpinan Presiden Xi Jinping

7 Alasan Utama Kenapa China Dibenci Banyak Warga Dunia

Foto/Reuters

Responden mengungkapkan keraguan yang sama terhadap kepemimpinan global Presiden China Xi Jinping dengan rata-rata 74% responden mengatakan mereka memiliki sedikit atau tidak percaya pada “kemampuannya untuk melakukan hal yang benar terkait urusan dunia”.

Hal penting, bagaimanapun, ditemukan di Kenya, Nigeria dan Afrika Selatan.

7. Mengembangkan Soft Power dalam Berbagai Bidang

Responden di tiga negara Afrika juga memberi nilai tertinggi pada soft power China di antara kategori seperti militer, pendidikan, hiburan, teknologi, dan standar hidup.

Sebuah rata-rata 69% responden Nigeria memandang Cina sebagai yang terbaik di dunia atau di atas rata-rata dalam kategori ini, dibandingkan dengan 58% di Kenya dan 55% di Afrika Selatan.

Di Korea Selatan, Israel, dan Jerman, angka ini turun masing-masing menjadi 27% , 33% , dan 35% .
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved