Pengemudi Brutal Tabrakkan Mobil ke Demonstran Reformasi Peradilan Israel

Selasa, 25 Juli 2023 - 15:17 WIB
loading...
Pengemudi Brutal Tabrakkan...
Pengemudi mobil menabrak para demonstran saat unjuk rasa menentang reformasi peradilan di Israel. Foto/twitter
A A A
TEL AVIV - Tiga orang terluka di Israel setelah seorang pengemudi secara brutal menabrak kerumunan pengunjuk rasa selama unjuk rasa menentang reformasi peradilan yang sangat kontroversial di negara itu.

Bentrokan dengan polisi meletus selama demonstrasi di beberapa kota, mengakibatkan puluhan orang ditangkap.

Insiden itu terjadi pada Senin malam (24/7/2023) di dekat kota Kfar Saba, yang terletak sekitar 16 kilometer (sepuluh mil) timur laut Tel Aviv.



Di lokasi itu, sekelompok demonstran berkumpul untuk berbaris menentang perombakan besar-besaran yudisial. Mereka sedang bergerak melalui parlemen Israel, Knesset.

Dalam video serangan yang beredar online, satu mobil putih terlihat melaju kencang melewati kerumunan orang dan menabrak api unggun kecil, menyemburkan api saat pengunjuk rasa melarikan diri dengan panik.

“Tiga orang terluka ringan dalam penabrakan itu,” lapor Haaretz, mengutip pernyataan polisi.

“Seorang tersangka laki-laki berusia 20-an ditangkap,” ungkap polisi setempat kepada outlet tersebut.

Wartawan Israel Noga Tarnopolsky kemudian menggambarkan pria itu sebagai “pemukim Tepi Barat.”

Ribuan orang Israel melakukan protes di berbagai kota ketika anggota parlemen meloloskan bagian pertama dari reformasi peradilan baru pada Senin.

Undang-undang, yang memberlakukan batasan besar pada pengawasan Mahkamah Agung (MA) atas tindakan pemerintah, telah menjadi bahan perdebatan dan kontroversi sejak diusulkan awal tahun ini.



UU itu memicu gelombang demonstrasi besar-besaran di seluruh negeri.

“Sebanyak 34 orang ditangkap pada Senin, sementara polisi menembakkan meriam air ke pengunjuk rasa di Tel Aviv dan Yerusalem,” ungkap laporan media lokal.

Polisi di Tel Aviv mengatakan sepuluh petugas terluka dalam bentrokan di sana.

Demonstran juga memblokir sejumlah jalan. Jalan bebas hambatan Ayalon dekat Tel Aviv dihalangi oleh kerumunan yang memicu kebakaran, dan membangun barikade selama beberapa jam sebelum penegak hukum turun tangan.

Menurut Times of Israel, banyak yang tetap berada di daerah itu setelahnya, sementara hingga 15.000 orang dilaporkan berada di jalan bebas hambatan Ayalon pada puncak protes.

“Seorang penjaga keamanan menembakkan pistol ke udara selama perkelahian dengan pengunjuk rasa di dekat Hatzerim Kibbutz di Israel selatan,” papar laporan Jerusalem Post, mencatat penjaga dan enam orang lainnya ditangkap pada Senin malam.

Menyusul pemungutan suara Knesset yang kontroversial, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan video, mengatakan dia bersedia memperbarui pembicaraan mengenai reformasi dengan lawan-lawannya.

Berusaha meyakinkan para pengkritik RUU tersebut, dia bersikeras, "Tidak ada pihak yang akan mengambil alih pengadilan."

Dalam videonya sendiri, pemimpin oposisi Yair Lapid mengecam perdana menteri Netanyahu karena "kebohongan" dan "teater kosong".

Menurut Lapid, Netanyahu hanya bertujuan "menidurkan protes." Anggota parlemen melanjutkan dengan menyatakan, "Pemerintah ekstremis dan mesianis Netanyahu tidak dapat menghancurkan demokrasi kita di sore hari, dan di malam hari mengatakan dia mengusulkan dialog."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved