3 Alasan Presiden Erdogan Mendukung Ukraina Jadi Anggota NATO

Kamis, 13 Juli 2023 - 01:35 WIB
loading...
3 Alasan Presiden Erdogan...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memainkan keseimbangan dalam diplomasi dengan Ukraina. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendukung keanggotaan Kyiv di NATO dan menawarkan pertahanan yang kuat untuk kemerdekaan Ukraina. Meskipun, dukungan Turki dihalangi Amerika Serikat (AS) dan anggota NATO lainnya yang tidak sepakat dengan hal tersebut.

Berikut adalah 3 alasan kenapa Erdogan mendukung keanggotaan Ukraina di NATO.

1. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Adalah Sahabat Erdogan

3 Alasan Presiden Erdogan Mendukung Ukraina Jadi Anggota NATO

Foto/Reuters

Erdogan membuat pernyataan tersebut selama kunjungan ke Istanbul oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yang dia sapa sebagai "sahabatnya".

Dia juga menyatakan perebutan wilayah Ukraina oleh Rusia bertentangan dengan hukum internasional.

Baca Juga: 5 Keluhan Tentara Wanita Ukraina Melawan Prajurit Rusia di Medan Perang

2. Mendukung Terwujudnya Perdamaian

3 Alasan Presiden Erdogan Mendukung Ukraina Jadi Anggota NATO

Foto/Reuters

Turki telah melakukan "upaya maksimal" dari negara mana pun dalam upaya diplomasi sebelumnya dan menekankan peran Ankara dalam kesepakatan untuk mengizinkan Ukraina mengekspor biji-bijian dari Laut Hitam. Erdogan menegaskan bahwa Turki memiliki "keinginan paling tulus" untuk melihat Kyiv dan Moskow kembali ke meja perundingan.

Zelenskyy juga mengamati bahwa "Turki siap mengambil peran kepemimpinan" dalam rencana perdamaian Kyiv. Erdogan menegaskan bahwa perusahaan Turki siap untuk mengambil bagian dalam rekonstruksi.

Baik Erdoğan dan Zelenskyy berharap kesepakatan ekspor biji-bijian akan segera diperpanjang, dan pemimpin Turki itu menambahkan akan masuk akal untuk mulai memperbaruinya dalam jangka waktu yang lebih lama daripada setiap dua bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved