Ternyata, Tentara Bayaran Wagner Belum Berada di Barak Belarusia
Jum'at, 07 Juli 2023 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya pada hari Kamis kemarin, Lukashenko mengatakan bahwa Prigozhin berada di Rusia, dan pertanyaan tentang relokasi ribuan pejuangnya belum diselesaikan.
Dia mengatakan para tentara Wagner masih berada di kamp permanen di mana mereka telah ditempatkan sejak mereka meninggalkan garis depan, dan ia berharap untuk membahas masalah tersebut melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Lukashenko mengatakan Belarusia telah menawarkan Wagner bekas markas militer era Soviet di dekat Tsel, tetapi menambahkan bahwa Wagner memiliki visi yang berbeda untuk penempatan, yang dia tolak untuk menjelaskannya.
Kremlin mengatakan tidak melacak pergerakan Prigozhin, tetapi media yang didukung negara telah berbalik lebih tajam melawan kepala tentara bayaran dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Presiden Belarusia: Tidak Ada Pahlawan setelah Pemberontakan Wagner
Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, analis pertahanan dan militer Rusia Pavel Felgenhauer menyebut situasi antara Rusia dan Wagner, yang telah membingungkan para analis perang, sebagai gencatan senjata.
Dia mengatakan para tentara Wagner masih berada di kamp permanen di mana mereka telah ditempatkan sejak mereka meninggalkan garis depan, dan ia berharap untuk membahas masalah tersebut melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Lukashenko mengatakan Belarusia telah menawarkan Wagner bekas markas militer era Soviet di dekat Tsel, tetapi menambahkan bahwa Wagner memiliki visi yang berbeda untuk penempatan, yang dia tolak untuk menjelaskannya.
Kremlin mengatakan tidak melacak pergerakan Prigozhin, tetapi media yang didukung negara telah berbalik lebih tajam melawan kepala tentara bayaran dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Presiden Belarusia: Tidak Ada Pahlawan setelah Pemberontakan Wagner
Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, analis pertahanan dan militer Rusia Pavel Felgenhauer menyebut situasi antara Rusia dan Wagner, yang telah membingungkan para analis perang, sebagai gencatan senjata.
Lihat Juga :