Punya Anak, Perusahaan China Akan Bayar Karyawannya Rp2 Triliun

Sabtu, 01 Juli 2023 - 13:16 WIB
loading...
Punya Anak, Perusahaan...
Perusahaan di China akan memberikan Rp2 triliun kepada karyawannya agar punya anak. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - Sebuah perusahaan di China memberikan penawaran menarik bagi karyawannya agar memiliki anak. Perusahaan itu akan memberikan subsidi pengasuhan yang jumlahnya cukup menggiurkan.

Trip.com China, salah satu agen perjalanan online terbesar di dunia, memperkenalkan subsidi pengasuhan anak baru senilai 1 miliar yuan atau sekitar Rp2 triliun untuk mendorong 32.000 karyawannya memiliki anak.

Pekerja yang telah bekerja di perusahaan setidaknya selama tiga tahun akan menerima bonus tahunan sebesar 10.000 yuan (Rp20 juta) untuk setiap anak yang baru lahir setiap tahun sejak ulang tahun pertama anak tersebut hingga mereka mencapai usia lima tahun. Kebijakan tersebut akan berlaku pada hari Sabtu.

“Melalui pengenalan tunjangan penitipan anak yang baru ini, kami bertujuan untuk memberikan dukungan keuangan yang akan mendorong karyawan kami untuk memulai atau menumbuhkan keluarga mereka tanpa mengorbankan tujuan dan pencapaian profesional mereka,” kata ketua eksekutif Trip.com James Liang dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Sabtu (1/7/2023).

Pengumuman Trip.com mengikuti inisiatif serupa oleh perusahaan China yang lebih kecil dan muncul saat negara tersebut menghadapi krisis demografis.

Populasi China menyusut pada tahun 2022 untuk pertama kalinya dalam lebih dari 60 tahun, dengan hanya 6,77 kelahiran per 1.000 orang — tingkat kelahiran terendah sejak berdirinya Komunis China pada tahun 1949. Menurut PBB, Nnegara ini sekarang menjadi negara terpadat kedua di dunia, setelah tertinggal dari India.

Baca Juga: Fenomena Langka, Dua Pria Ini Sepupu Namun Secara Genetik Bersaudara
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved