PBB: Pasukan Rusia Siksa dan Eksekusi Warga Sipil di Ukraina

Selasa, 27 Juni 2023 - 23:11 WIB
loading...
PBB: Pasukan Rusia Siksa...
PBB sebut pasukan Rusia menyiksa dan mengeksekusi warga sipil di Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Kantor Hak Asasi Manusia (HAM) PBB mengatakan pasukan Rusia telah melakukan penyiksaan yang meluas dan sistematis terhadap warga sipil yang ditahan sehubungan dengan serangan mereka di Ukraina . Pasukan Rusia juga mengeksekusi lebih dari 70 dari mereka.

Kantor HAM PBB mewawancarai ratusan korban dan saksi untuk sebuah laporan yang merinci lebih dari 900 kasus warga sipil, termasuk anak-anak dan orang tua, yang ditahan secara sewenang-wenang dalam konflik, kebanyakan dari mereka oleh Rusia.

Kepala Kantor HAM PBB di Ukraina, Matilda Bogner, mengatakan bahwa sebagian besar dari mereka yang diwawancarai mengatakan bahwa mereka disiksa dan dalam beberapa kasus menjadi sasaran kekerasan seksual selama penahanan oleh pasukan Rusia.

Laporan PBB akan diserahkan kepada jaksa penuntut umum Ukraina dan ICC saat mengumpulkan bukti terhadap individu Rusia yang dituduh melakukan kejahatan perang selama invasi Ukraina.

Laporan tersebut mencakup periode 15 bulan dari awal invasi Rusia hingga Mei 2023. Laporan itu juga mendokumentasikan 75 kasus penahanan sewenang-wenang oleh pasukan keamanan Ukraina, dengan mengatakan sebagian besar dari kasus ini juga merupakan penghilangan paksa.

Laporan ini mendokumentasikan 864 kasus penahanan individu sewenang-wenang oleh Rusia – 763 laki-laki, 94 perempuan dan tujuh anak laki-laki – banyak di antaranya juga merupakan penghilangan paksa.

“Penyiksaan digunakan untuk memaksa korban mengaku membantu angkatan bersenjata Ukraina, memaksa mereka untuk bekerja sama dengan otoritas pendudukan atau mengintimidasi mereka yang berpandangan pro-Ukraina,” ujar Bogner.

"Lebih dari setengah dari mereka yang ditahan oleh pasukan Ukraina juga melaporkan disiksa atau dianiaya, biasanya saat diinterogasi atau segera setelah ditangkap," imbuh Bogner seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (27/6/2023).

Baca Juga: PBB: Puluhan Juta Orang Kelaparan Jika Kesepakatan Ekspor Biji-bijian Laut Hitam Berakhir

Dikatakan oleh Bogner, Ukraina memberi para penyelidik PBB akses rahasia tanpa hambatan kepada para tahanan di pusat-pusat penahanan resmi, dengan pengecualian sekelompok 87 pelaut Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved