Benarkah Warga Korea Utara Memakan Manusia karena Kelaparan?

Senin, 19 Juni 2023 - 09:09 WIB
loading...
A A A
Dalam satu laporan yang dirilis selama ini, pekerja bantuan Prancis dari Doctors Without Borders mengatakan bahwa seorang pengungsi Korea Utara memberi tahu mereka bahwa dia melihat tetangganya memakan putri mereka.

Laporan itu juga menceritakan tentang seorang wanita yang memakan bayinya yang berusia dua tahun, mengutip seorang China-Korea yang kadang-kadang melintasi perbatasan, dan direktur panti asuhan di kota perbatasan China yang mengatakan bahwa dia bertemu dengan seorang pengungsi yang mengeklaim tetangganya membunuh, mengasinkan dan memakan anak yatim piatu.

Di sisi lain, tak lama setelah perjalanan ke Korea Utara pada tahun yang sama, direktur eksekutif Program Pangan Dunia mengatakan dia tidak melihat bukti kanibalisme.

Namun, dulu seperti sekarang, kerahasiaan Korea Utara membuat hampir tidak mungkin untuk mengonfirmasi kasus kanibalisme tertentu.

Seperti yang dijelaskan oleh salah satu pekerja bantuan Prancis, “Tidak ada yang bisa membuktikan apa pun di Korea Utara saat ini karena tidak ada yang memiliki akses ke realitas, kecuali mereka yang melarikan diri dari negara tersebut.”

Korea Utara terus menghadapi kekurangan pangan kronis pada tahun-tahun setelah kelaparan, dan sementara laporan kanibalisme secara berkala muncul dari negara itu sejak saat itu, situasinya tidak pernah benar-benar memburuk hingga titik terendah saat "Arduous March".

Sekarang, tiga tahun setelah Korea Utara menutup diri dari dunia pada Januari 2020, kerawanan pangan tampaknya menjadi yang terburuk dalam beberapa dekade.

Namun, dengan hanya sedikit diplomat asing di negara itu, tidak ada pekerja bantuan kemanusiaan dan sejumlah kecil pembelot yang berhasil mencapai Korea Selatan, hanya sedikit yang dapat memverifikasi situasi di lapangan.

Skeptisisme terhadap klaim kanibalisme di Korea Utara akan tetap diperlukan selama verifikasi tidak mungkin dilakukan. Namun, bukti dari kelaparan di negara lain menunjukkan bahwa tidak menutup kemungkinan bagi orang yang kelaparan untuk beralih ke daging manusia.

“Setidaknya 2.505 orang dihukum karena kanibalisme pada tahun 1932 dan 1933 di Soviet Ukraina selama bencana kelaparan Holodomor buatan manusia," kata cendekiawan Timothy Synder dalam bukunya “Bloodlands.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved