Bos Wagner Prigozhin Bersumpah Habisi Tentara Bayaran yang Membelot ke Musuh Rusia

Selasa, 13 Juni 2023 - 08:59 WIB
loading...
A A A
Sebelum mengungkapkan pengalamannya di garis depan, Izmailov mengatakan dia ingin memberikan wawancara karena dia memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya.

"Semuanya ternyata berbeda," ujarnya ketika dia dan rekan-rekan tentaranya tiba di Ukraina setelah mengikuti kursus pelatihan selama dua minggu.

"Mereka bilang angka kematiannya rendah. Tapi nyatanya angka kematiannya sangat tinggi. Hanya sedikit yang bertahan hidup, dan akan sulit melewati enam bulan hidup ini," katanya.

Ketika ditekan pada laporan bahwa pasukan Rusia sedang dieksekusi jika mereka mencoba untuk meninggalkan posisi mereka di garis depan, Izmailov mengatakan dia menyaksikan kematian dua tentara di unitnya setelah mereka menunjukkan ketakutan dalam pertempuran.

"Dalam serangan pertama, saya berada di kelompok kedua. Tim evakuasi di depan saya. Ada dua orang di sana yang hanya ketakutan. Artileri bekerja. Mereka ketakutan—pertama kali [mereka] dalam perang," kata Izmailov.

"Mereka menggali kubur mereka sendiri, mereka ditembak dan dikuburkan begitu saja."

Yevgeny Nuzhin, mantan narapidana Rusia yang direkrut pada Juli 2022 oleh Wagner Group, dieksekusi pada November setelah mengkritik pejabat Rusia dan mengatakan dia ingin berpindah pihak.

Cuplikan pembunuhannya diterbitkan oleh saluran Telegram yang terhubung dengan Wagner, Grey Zone. Klip itu memperlihatkan seorang pria tak dikenal memukul Nuzhin (55) dengan palu godam.

Pada saat itu, Prigozhin mengatakan rekaman itu adalah "pekerjaan penyutradaraan yang luar biasa yang dapat ditonton dalam sekali duduk", sementara juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan; "Itu bukan urusan kami."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved