5 Fakta Bandara Militer Rusia di Dataran Tinggi Guci, Laos

Rabu, 08 Januari 2025 - 14:20 WIB
loading...
5 Fakta Bandara Militer...
Laos sangat intensif bekerja sama dengan Rusia, termasuk membangun bandara militer. Foto/Lao Daily
A A A
VIENTIANE - Rusia sudah bekerja sama dengan Laos untuk membangun bandara militer di Dataran Tinggi Guci. Proyek itu sudah dimulai sejak 2021. Itu menjadi simbol kerja sama yang intensif antara Laos dan Rusia dalam bidang militer.

5 Fakta Bandara Militer Rusia di Dataran Tinggi Guci, Laos

1. Dibangun di Atas Wilayah yang Awalnya Dipenuhi dengan Ranjau

Pasukan Rusia telah membersihkan area seluas sekitar 500 hektar dari persenjataan yang belum meledak, atau UXO, di provinsi Xieng Khouang, Laos dengan rencana untuk membangun bandara dan fasilitas militer baru sebagai bagian dari perluasan bantuan militer ke negara Asia Tenggara yang miskin itu.

Tim penjinak ranjau Rusia telah bekerja sama dengan rekan-rekan Laos untuk membersihkan UXO sejak 5 Desember, pejabat provinsi baru-baru ini mengatakan kepada RFA's Lao Service, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk membahas rencana tersebut dengan media.

"Rusia datang ke sini untuk membangun bandara militer di sisi lain Dataran Guci," kata salah satu pejabat, mengacu pada lanskap arkeologi di Dataran Tinggi Xieng Khouang yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2019.

"Mereka saat ini sedang membersihkan UXO dan kemudian mereka akan meningkatkan bandara yang ada, membuatnya lebih besar dan lebih indah." Pejabat Xieng Khouang lainnya, yang merupakan perwira militer provinsi, memberikan perincian lebih lanjut tentang bandara baru tersebut kepada RFA pada 2021.

2. Bandara untuk Zona Rusia dan Laos

“Angkatan bersenjata Rusia dan Laos bersama-sama membangun bandara baru ini yang akan lebih besar dari yang sudah ada dan akan dibagi dalam dua zona berbeda,” katanya.

“Satu zona untuk penggunaan militer Laos dan Rusia dan yang lainnya untuk penggunaan sipil.”

Perwira tersebut mengatakan bahwa militer Rusia bermaksud untuk memberikan bantuan substansial kepada Laos ke depannya, termasuk dengan pelatihan dan pengembangan angkatan bersenjata negara tersebut.

“Beberapa pekerjaan di bandara baru telah dimulai, tetapi konstruksi sebenarnya tidak akan dimulai dalam waktu dekat karena izin UXO akan memakan waktu,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved