Pukulan Telak Buat Ukraina, Rusia Habisi Seribu Tentara dan Puluhan Tank dalam Sehari
Jum'at, 09 Juni 2023 - 22:37 WIB
loading...
Rusia mengklaim telah membunuh seribu tentara dan puluhan tank Ukraina dalam sehari. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia dalam pembaruannya melaporkan bahwa pasukan Ukraina telah kehilangan hingga 1.240 tentara dan 39 tank selama satu periode 24 jam. Klaim Moskow ini menambahkan kerugian besar yang diderita Kiev selama seminggu yang diyakini telah meluncurkan serangan balasan terhadap Rusia.
Kementerian Rusia itu menambahkan bahwa 30 kendaraan tempur infanteri, 38 kendaraan lapis baja, serta selusin artileri dan perangkat keras militer lainnya, beberapa di antaranya disediakan oleh sponsor Barat Kiev, juga dihancurkan.
"Dua jet militer Ukraina, dua rudal jelajah Storm Shadow yang disediakan Inggris, dan 13 drone dicegat dan dihancurkan selama satu hari," tambah laporan itu seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (9/6/2023).
Media Rusia dan Barat telah menyimpulkan bahwa Ukraina telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap lawannya minggu ini, mencoba memanfaatkan harta karun senjata yang dipasok oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. Bagaimanapun, pejabat Ukraina telah menawarkan laporan yang bertentangan tentang apakah operasi telah dimulai.
Baca Juga: Kiev Tegaskan Tidak Ada Pasukan Barat yang akan Memasuki Ukraina
Kementerian Rusia itu menambahkan bahwa 30 kendaraan tempur infanteri, 38 kendaraan lapis baja, serta selusin artileri dan perangkat keras militer lainnya, beberapa di antaranya disediakan oleh sponsor Barat Kiev, juga dihancurkan.
"Dua jet militer Ukraina, dua rudal jelajah Storm Shadow yang disediakan Inggris, dan 13 drone dicegat dan dihancurkan selama satu hari," tambah laporan itu seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (9/6/2023).
Media Rusia dan Barat telah menyimpulkan bahwa Ukraina telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap lawannya minggu ini, mencoba memanfaatkan harta karun senjata yang dipasok oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. Bagaimanapun, pejabat Ukraina telah menawarkan laporan yang bertentangan tentang apakah operasi telah dimulai.
Baca Juga: Kiev Tegaskan Tidak Ada Pasukan Barat yang akan Memasuki Ukraina
Lihat Juga :