Kiev Tegaskan Tidak Ada Pasukan Barat yang akan Memasuki Ukraina

Jum'at, 09 Juni 2023 - 13:12 WIB
loading...
Kiev Tegaskan Tidak...
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Kiev menolak saran mantan Sekretaris Jenderal NATO Anders Rasmussen bahwa Polandia dapat memimpin "koalisi sukarela" dan mengirim pasukan ke Ukraina.

Pemerintah Ukraina tidak pernah meminta langkah seperti itu, menurut Menteri Luar Negeri Dmitry Kuleba.

“Sampai konflik bersenjata di wilayah Ukraina berakhir, negara asing tidak akan mengirim pasukannya ke negara kami. Selain itu, kami tidak meminta itu. Kami mengatakan: 'beri kami senjata,'" ujar Menteri Luar Negeri Dmitry Kuleba dalam wawancara pada Kamis (8/6/2023), mengomentari pernyataan Rasmussen.

Mantan kepala NATO menyarankan skenario intervensi dapat terwujud, jika blok militer pimpinan AS gagal menawarkan jaminan keamanan formal ke Ukraina selama pertemuan puncak di Vilnius, Lituania bulan depan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilaporkan mengancam akan memboikot acara tersebut kecuali negaranya diberikan peta jalan yang konkret untuk menjadi anggota.

Baca juga: Pria Rusia Dimakan Hiu di Mesir Saat Berenang, Rekaman Videonya Mengerikan

Kuleba menyatakan kepastian bahwa Ukraina akan menjadi bagian dari NATO. Dia bersikeras Kiev kemudian akan mengerahkan unit militer ke sekutu lain untuk mempertahankan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved