Jasad Kanibal China Dibakar setelah 60 Tahun Dipajang di Thailand
Jum'at, 24 Juli 2020 - 10:46 WIB
loading...
A
A
A
Polisi pertama kali menangkapnya sehubungan dengan bocah lelaki berusia 8 tahun yang hilang. Dia kemudian dikaitkan dengan sekitar enam pembunuhan anak-anak yang belum terpecahkan sejak beberapa tahun sebelumnya.
Kisah itu menyebar secara grafis ke berbagai surat kabar pada waktu itu, yang merinci bagaimana Si Quey telah mengaku memiliki selera terhadap daging, hati, dan usus manusia sepanjang Perang Dunia II ketika prajurit muda China itu dipaksa untuk bertahan hidup dengan tubuh orang-orang yang membusuk.
Dia diadili dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan Thailand saat usianya 32 tahun. Dia kemudian dieksekusi oleh regu tembak pada 16 September 1959.
Nama Si Quey kemudian dicatat dalam kamus budaya dan digunakan sebagai peringatan oleh orang tua kepada anak-anak yang berbunyi; "Jika kamu bertingkah, Si Quey akan datang dan menjemputmu."
Tapi kisahnya menjadi komoditas para penggemar fiksi dan film-film horor, yang akhirnya mendorong mayatnya untuk dimumikan. (Baca juga: Hidup Enak Raja Thailand: Nikah 4 Kali, 20 Selir, Harta Rp490 Triliun )
Kisah itu menyebar secara grafis ke berbagai surat kabar pada waktu itu, yang merinci bagaimana Si Quey telah mengaku memiliki selera terhadap daging, hati, dan usus manusia sepanjang Perang Dunia II ketika prajurit muda China itu dipaksa untuk bertahan hidup dengan tubuh orang-orang yang membusuk.
Dia diadili dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan Thailand saat usianya 32 tahun. Dia kemudian dieksekusi oleh regu tembak pada 16 September 1959.
Nama Si Quey kemudian dicatat dalam kamus budaya dan digunakan sebagai peringatan oleh orang tua kepada anak-anak yang berbunyi; "Jika kamu bertingkah, Si Quey akan datang dan menjemputmu."
Tapi kisahnya menjadi komoditas para penggemar fiksi dan film-film horor, yang akhirnya mendorong mayatnya untuk dimumikan. (Baca juga: Hidup Enak Raja Thailand: Nikah 4 Kali, 20 Selir, Harta Rp490 Triliun )
Lihat Juga :