Jasad Kanibal China Dibakar setelah 60 Tahun Dipajang di Thailand

Jum'at, 24 Juli 2020 - 10:46 WIB
loading...
Jasad Kanibal China...
Seorang biksu Buddha Thailand melakukan ritual di dekat foto Si Quey, pria pembunuh berantai asal China yang jasadnya dipajang selama 60 tahun di Thailand. Jasad Si Quey dikremasi Kamis (23/7/2020). Foto/Twitter @CoconutsBangkok
A A A
BANGKOK - Jasad pria China pelaku pembunuh berantai pertama di Thailand dikremasi atau dibakar setelah 60 tahun dipajang di museum sebagai daya tarik publik. Jasad yang dibakar ini mengaku sebagai kanibal.

Jasad si kanibal yang sudah berkerut dan menghitam sudah berdiri di depan publik di Museum Forensik di Rumah Sakit Siriraj Bangkok selama sekitar 60 tahun.

Tetapi pada hari Kamis, jasad pria bernama Si Quey akhirnya dikremasi di kota Nonthaburi ketika sembilan biksu Buddha melantunkan doa dan meletakkan bunga di dekat peti matinya.

Kremasi di dekat Penjara Bang Kwang diawasi oleh Departemen Pemasyarakatan Thailand, karena tidak ada kerabatnya yang datang. Ritual itu dihadiri oleh kerumunan kecil penduduk setempat yang datang untuk belajar tentang tokoh terkenal dan agak mitologis tersebut. (Baca: Cerita China Kremasi Korban Meninggal akibat Virus Corona )

Si Quey dianggap sebagai pembunuh berantai pertama di Thailand. Dia datang ke Thailand sebagai seorang imigran China puluhan tahun silam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Berita Terkini
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved