Kelompok Anti-Putin Rusia Klaim Serangan di Belgorod

Selasa, 23 Mei 2023 - 22:04 WIB
loading...
Kelompok Anti-Putin...
Kelompok anti-Putin mengaku bertanggung jawab atas serangan di Belgorod. Foto/Daily Star
A A A
MOSKOW - Legiun Kebebasan Rusia anti-Kremlin, yang telah mengaku bertanggung jawab atas infiltrasi ke wilayah Rusia , mengatakan mereka "pulang ke rumah" dalam sebuah video yang dirilis di jejaring sosial Telegram.

Moskow mengatakan pasukannya sedang memerangi kelompok "sabotase" Ukraina yang menyusup ke wilayah Rusia karena Ukraina bersikeras masih berjuang untuk menguasai kota timur Bakhmut.

Gubernur wilayah Belgorod selatan, Vyacheslav Gladkov, yang menjadi sasaran serangan sejak awal invasi Rusia ke Ukraina, mengatakan pasukan dan anggota dinas keamanan memerangi kelompok "sabotase" yang menyeberang dari Ukraina.

Gladkov mengatakan bahwa pasukan dan anggota dinas keamanan FSB mengambil tindakan yang diperlukan untuk melenyapkan musuh.

Anggota Legiun Kebebasan Rusia kemudian mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Dalam sebuah video yang dirilis oleh saluran Telegram yang mengklaim mewakili kelompok tersebut, seorang juru bicara yang berkamuflase, dikelilingi oleh orang-orang bersenjata berseragam, berkata: "Rusia akan bebas!" seperti dikutip dari Euronews, Selasa (23/5/2023).

Baca Juga: PM Inggris: Rencana Perdamaian Ukraina Benar-benar Salah!

Saluran Telegram grup tersebut mengatakan bahwa dua desa di wilayah Belgorod telah diserang.

Pengumuman serangan itu datang setelah Kiev mengatakan pasukan Rusia menghantam kota Dnipro di Ukraina timur dengan rudal dan pesawat tak berawak semalam.

Kremlin mengatakan bahwa Presiden Vladimir Putin telah diberitahu tentang serangan lintas-perbatasan, menambahkan Moskow percaya serangan itu dirancang untuk "mengalihkan perhatian" dari situasi di Bakhmut.

Kiev sendiri membantah terlibat atas serangan itu.

"Ukraina menyaksikan peristiwa di wilayah Belgorod Rusia dengan minat dan sedang mempelajari situasinya, tetapi tidak ada hubungannya dengan itu," kata penasihat presiden Ukraina Mikhaylo Podolyak.

Baca Juga: Rusia Siap Cabik-cabik Reputasi F-16 Jika Jet Tempur itu Dikirim ke Ukraina

Setelah Putin mengirim pasukan ke Ukraina pada Februari 2022, wilayah perbatasan Belgorod berulang kali dibombardir, dan puluhan orang tewas.

Pihak berwenang juga melaporkan serangkaian insiden yang melibatkan anggota kelompok "sabotase" yang menyeberang dari Ukraina.

Pada bulan April, kota Belgorod dibom oleh jet tempur Rusia yang menjatuhkan amunisi di atas kota secara tidak sengaja.

Serangan itu dilaporkan menjelang serangan Ukraina yang diharapkan secara luas, meskipun Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan negaranya belum siap.

Tentara Ukraina mengatakan Senin pagi bahwa pasukan Rusia menyerang Dnipro dengan 16 rudal dan 20 pesawat tak berawak dalam semalam.

Tentara Ukraina mengatakan pasukan pertahanan udaranya telah menghancurkan semua drone dan empat rudal jelajah.

Baca Juga: Rusia Serang Kota Dnipro dengan Rudal dan Drone Tempur
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved