Diancam Trump, Milisi yang didukung Iran di Irak Siap Lucuti Senjata

Senin, 07 April 2025 - 19:26 WIB
loading...
Diancam Trump, Milisi...
Milisi bersenjata yang didukung Iran di Irak. Foto/aljazeera
A A A
BAGHDAD - Beberapa kelompok milisi kuat yang didukung Iran di Irak siap melucuti senjata untuk pertama kalinya guna menghindari ancaman konflik yang meningkat dengan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Kabar itu diungkap sepuluh komandan senior dan pejabat Irak kepada Reuters.

Langkah untuk meredakan ketegangan ini menyusul peringatan berulang yang dikeluarkan secara pribadi oleh pejabat AS kepada pemerintah Irak sejak Trump berkuasa pada bulan Januari, menurut sumber tersebut, yang mencakup enam komandan lokal dari empat milisi utama.

Para pejabat tersebut mengatakan kepada Baghdad bahwa kecuali jika mereka bertindak membubarkan milisi yang beroperasi di wilayahnya, Amerika dapat menargetkan kelompok-kelompok tersebut dengan serangan udara.

Izzat Al-Shahbandar, politikus senior Muslim Syiah yang dekat dengan aliansi pemerintahan Irak, mengatakan kepada Reuters bahwa diskusi antara Perdana Menteri Mohammed Shia Al-Sudani dan beberapa pemimpin milisi "sangat maju", dan kelompok-kelompok tersebut cenderung mematuhi seruan AS untuk pelucutan senjata.

“Faksi-faksi tersebut tidak bertindak keras kepala atau bersikeras melanjutkan bentuk mereka saat ini,” papar dia.

Dia menambahkan kelompok-kelompok tersebut “sepenuhnya menyadari” mereka dapat menjadi sasaran AS.

Enam komandan milisi yang diwawancarai di Baghdad dan provinsi selatan, yang meminta identitasnya dirahasiakan untuk membahas situasi yang sensitif tersebut, berasal dari kelompok Kataib Hezbollah, Nujabaa, Kataib Sayyed Al-Shuhada, dan Ansarullah Al-Awfiyaa.

“Trump siap membawa perang bersama kami ke tingkat yang lebih buruk, kami tahu itu, dan kami ingin menghindari skenario buruk seperti itu,” ujar seorang komandan Katib Hezbollah, milisi Syiah paling kuat, yang berbicara dari balik topeng wajah hitam dan kacamata hitam.

Para komandan mengatakan sekutu dan pelindung utama mereka, Korps Garda Revolusi (IRGC) elit Iran, telah memberi mereka restu untuk mengambil keputusan apa pun yang mereka anggap perlu untuk menghindari terseret ke dalam konflik yang berpotensi merusak dengan Amerika Serikat dan Israel.

Milisi tersebut merupakan bagian dari Perlawanan Islam di Irak, kelompok induk yang terdiri dari sekitar sepuluh faksi bersenjata Syiah garis keras yang secara kolektif memimpin sekitar 50.000 pejuang.

Persenjataan mereka meliputi rudal jarak jauh dan senjata antipesawat, menurut dua pejabat keamanan yang memantau aktivitas milisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
ENHYPEN Siap Comeback...
ENHYPEN Siap Comeback Agustus 2026, Proyek Perdana Usai Heeseung Keluar
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved