Tandingi Rusia, Inggris Uji Mesin Rudal Hipersonik 233 Kali

Senin, 07 April 2025 - 08:52 WIB
loading...
Tandingi Rusia, Inggris...
Saingi Rusia, Inggris uji mesin rudal hipersonik 233 kali. Foto/Pemerintah Inggris
A A A
LONDON - Inggris telah menguji coba mesin rudal hipersonik hingga 233 kali dan dipuji sebagai pengubah permainan untuk pertahanan negara NATO tersebut.

Langkah ini untuk menyaingi Rusia yang sudah lebih dulu mengembangkan dan bahkan menggunakan senjata semacam itu dalam perangnya melawan Ukraina.

Mengutip laporan The Sun, Senin (7/4/2025), sistem propulsi bernapas udara baru, yang dirancang untuk menembakkan rudal jelajah dengan kecepatan lebih dari lima kali kecepatan suara, merupakan bagian dari dorongan senilai £1 miliar untuk membangun senjata hipersonik Inggris pada tahun 2030.

Baca Juga: Duel Teknologi, Putin Tantang Sistem Misil Barat Tembak Jatuh Rudal Hipersonik Oreshnik

Terobosan ini terjadi saat para pakar militer memperingatkan bahwa versi Inggris dari perisai rudal Iron Dome milik Israel yang terkenal akan "terlalu mahal" untuk melindungi seluruh Inggris—yang menyebabkan kota-kotanya rentan terhadap serangan rudal Rusia.

"Kita hidup di dunia yang semakin berbahaya dan tidak pernah lebih penting bagi kita untuk berinovasi dan tetap berada di depan musuh-musuh kita, melengkapi pasukan kita dengan teknologi masa depan," kata Menteri Pertahanan Inggris John Healey.

“Momen penting dalam penelitian hipersonik ini, yang didukung oleh para ilmuwan Inggris dan usaha kecil Inggris, menunjukkan area penting lainnya tempat kita bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk memperkuat Angkatan Bersenjata kita dan memperkuat pencegahan kita," paparnya.

Mesin tersebut, yang dikembangkan melalui upaya bersama antara Laboratorium Sains dan Teknologi Pertahanan (DSTL), Laboratorium Penelitian Angkatan Udara AS, dan pelaku industri Inggris seperti Gas Dynamics Ltd, berhasil diuji coba di Pusat Penelitian Langley NASA di Virginia.

Selama enam minggu, para ilmuwan melakukan 233 uji statis pada berbagai kecepatan supersonik dan hipersonik, menganalisis data realtime untuk menyempurnakan desain dan meningkatkan kinerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved