Hindari Serangan Udara AS, Iran Dilaporkan Bangun Fasilitas Nuklir di Bawah Gunung

Selasa, 23 Mei 2023 - 15:26 WIB
loading...
A A A
“Sabotase dapat memutar kembali program nuklir Iran dalam jangka pendek, tetapi itu bukan strategi jangka panjang yang layak untuk menjaga Iran yang bersenjata nuklir,” kata Kelsey Davenport, direktur kebijakan nonproliferasi di Asosiasi Pengendalian Senjata yang berbasis di Washington.

“Mendorong program nuklir Iran lebih jauh di bawah tanah meningkatkan risiko proliferasi,” imbuhnya.

Iran sendiri menyangkal sedang mencari senjata nuklir, meskipun para pejabat di Teheran sekarang secara terbuka mendiskusikan kemampuan mereka untuk mengejarnya.

Misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebagai tanggapan atas pertanyaan dari AP mengenai pembangunan tersebut, mengatakan bahwa kegiatan nuklir damai Iran bersifat transparan dan di bawah perlindungan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Namun, Iran telah membatasi akses bagi inspektur internasional selama bertahun-tahun.

Iran mengatakan konstruksi baru itu akan menggantikan pusat manufaktur centrifugal di atas tanah di Natanz yang dilanda ledakan dan kebakaran pada Juli 2020. Teheran menyalahkan insiden itu pada Israel, yang telah lama dicurigai melakukan sabotase terhadap programnya.

Teheran belum mengakui rencana lain untuk fasilitas tersebut, meskipun harus mengumumkan situs tersebut ke IAEA jika mereka berencana memasukkan uranium ke dalamnya. IAEA yang berbasis di Wina tidak menanggapi pertanyaan tentang fasilitas bawah tanah yang baru.

Baca Juga: Tak Hiraukan Protes Kelompok HAM, Iran Eksekusi Mati 3 Demonstran
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved