Gedung Putih Ngaku Tak Dukung Serangan Ukraina di Wilayah Rusia

Minggu, 21 Mei 2023 - 04:30 WIB
loading...
Gedung Putih Ngaku Tak...
Gedung Putih Ngaku Tak Dukung Serangan Ukraina di Wilayah Rusia. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengaku tidak mendukung serangan Ukraina di wilayah yang diakui Washington sebagai Rusia . Hal itu diungkapkan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, Sabtu (20/5/2023).

Selama pengarahan di kota tuan rumah KTT G7, Hiroshima, Jepang, pejabat AS ditanya tentang jaminan bahwa pemerintah Kiev telah menawarkan untuk membuktikan bahwa mereka tidak akan menggunakan jet tempur F-16 untuk melakukan operasi di wilayah Rusia.

Baca juga: Rusak Digempur Rusia, Sistem Rudal Patriot AS di Ukraina Berfungsi Lagi

“Semua kemampuan yang diberikan AS kepada Ukraina datang dengan proposisi dasar bahwa AS tidak memungkinkan atau mendukung serangan di wilayah Rusia. Itu akan digunakan untuk dukungan, untuk penyediaan F-16 oleh pihak mana pun juga," jelas Sullivan, seperti dikutip dari TASS.

"Dan, Ukraina secara konsisten menunjukkan bahwa mereka siap untuk menindaklanjutinya," tambah Sullivan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved