Jurnalis Prancis Tewas dalam Serangan Roket di Bakhmut
Kamis, 11 Mei 2023 - 00:29 WIB
loading...
A
A
A
Dikatakan oleh AFP, Soldin lahir di Sarajevo, sekarang ibu kota Bosnia dan Herzegovina, dan merupakan warga negara Prancis. Dia bergabung dengan agensi tersebut sebagai pekerja magang di Roma pada tahun 2015 sebelum dipekerjakan di London. Dia tiba di Ukraina untuk meliput perang sehari setelah Rusia memulai invasi besar-besaran.
Soldin, yang memimpin pelaporan video badan tersebut di Ukraina, telah melakukan perjalanan secara teratur ke garis depan dalam beberapa bulan terakhir.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan penghormatan kepada Soldin di Twitter, memuji "keberaniannya".
"Seorang jurnalis dari AFP, salah satu rekan senegara kita, Arman Soldin, telah tewas di Ukraina. Dengan keberanian, dalam beberapa jam pertama, dia berada di garis depan untuk menetapkan fakta. Agar kami tetap mendapat informasi. Kami berbagi rasa sakit dengan orang yang dicintainya dan semua rekannya," cuit Macron.
Kementerian Pertahanan Ukraina juga menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan rekan kerja Soldin dalam sebuah pernyataan di Twitter.
“Dia mendedikasikan hidupnya untuk memberi tahu dunia tentang kebenaran. Warisannya, serta tujuannya, akan terus hidup,” katanya.
Baca Juga: Inggris Cari Perusahaan Militer yang Bisa Pasok Rudal Jarak Jauh ke Ukraina
Kolega mengatakan Soldin tahu khususnya bagaimana menceritakan kehidupan orang-orang yang terjebak dalam konflik Ukraina, berusaha mati-matian untuk bertahan hidup di tengah kekacauan.
Soldin, yang memimpin pelaporan video badan tersebut di Ukraina, telah melakukan perjalanan secara teratur ke garis depan dalam beberapa bulan terakhir.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan penghormatan kepada Soldin di Twitter, memuji "keberaniannya".
"Seorang jurnalis dari AFP, salah satu rekan senegara kita, Arman Soldin, telah tewas di Ukraina. Dengan keberanian, dalam beberapa jam pertama, dia berada di garis depan untuk menetapkan fakta. Agar kami tetap mendapat informasi. Kami berbagi rasa sakit dengan orang yang dicintainya dan semua rekannya," cuit Macron.
Kementerian Pertahanan Ukraina juga menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan rekan kerja Soldin dalam sebuah pernyataan di Twitter.
“Dia mendedikasikan hidupnya untuk memberi tahu dunia tentang kebenaran. Warisannya, serta tujuannya, akan terus hidup,” katanya.
Baca Juga: Inggris Cari Perusahaan Militer yang Bisa Pasok Rudal Jarak Jauh ke Ukraina
Kolega mengatakan Soldin tahu khususnya bagaimana menceritakan kehidupan orang-orang yang terjebak dalam konflik Ukraina, berusaha mati-matian untuk bertahan hidup di tengah kekacauan.
Lihat Juga :