3 Negara Bersiap Melegalkan Ganja, Alasannya Demi Kepentingan Medis

Selasa, 09 Mei 2023 - 20:47 WIB
loading...
A A A
Upaya untuk melegalkan ganja di Thailand telah berlangsung sejak tahun lalu. Bukan hanya mengonsumsi, tetapi Thailand mengizinkan menanam hingga mendistribusikannya. Namun, pelegalan ganja di Thailand diprediksi akan gagal karena parlemen akan dibubarkan pada 14 Mei 2023.

Kandidat perdana menteri dari Partai Move Forward Pita Limjaroenrat sangat terbuka ketika ganja dibudidaya dan digunakan. "Kita mendukung ganja untuk pengobatan, bukan untuk bersenang-senang," katanya dilansir Channel News Asia.

Sedangkan Partai Pheu Thai yang berambisi membentuk pemerintahan mendukung legalisasi ganja di Thailand. "Partai Pheu Thai mendukung penuh legalisasi ganja," papar Srettha Thavisi, salah politikus Pheu Thai. Dia mengatakan, legalisasi ganja itu bertujuan untuk mendukung pengobatan medis.

Baca Juga: Alasan MK Tolak Legalisasi Ganja untuk Medis

2. JERMAN

3 Negara Bersiap Melegalkan Ganja, Alasannya Demi Kepentingan Medis

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Politik Thailand:...
Krisis Politik Thailand: Raja Ganja Bakal Jadi PM Baru, lalu DPR Dibubarkan
25.000 Penduduk Kota...
25.000 Penduduk Kota Lice di Turki Nge-Fly setelah Polisi Bakar 20 Ton Ganja
Adakah Hubungan Gelap...
Adakah Hubungan Gelap Antara Raja Ganja Polandia dan Skandal Senjata Ukraina?
Eks Pasukan Khusus AS...
Eks Pasukan Khusus AS Penembak Jidat Osama bin Laden Kini Jadi Bos Ganja
Terancam Kalah pada...
Terancam Kalah pada Pemilu 2024, Presiden Biden Gaet Anak Muda dengan Legalisasi Ganja
7 Negara Eropa yang...
7 Negara Eropa yang Melegalkan Ganja, Terbaru Ada Jerman
Hinca Usulkan Maluku...
Hinca Usulkan Maluku Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Ganja Medis: Supaya Tidak Gelap, Ya Dibuat Terang
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved