Pemimpin Faksi yang Bertikai di Sudan Setujui Gencatan Senjata 7 Hari
Rabu, 03 Mei 2023 - 00:20 WIB
loading...
A
A
A
"Diperkirakan 73.000 orang telah melarikan diri dari Sudan ke negara tetangga," tambah Mazou.
Ribuan warga negara asing telah melarikan diri dari negara itu ketika kekuatan Barat turun tangan untuk mengevakuasi warganya sendiri, sementara ribuan keluarga lokal lainnya telah mengambil risiko perjalanan berbahaya dari Ibu Kota Khartoum karena mereka harus berjuang sendiri.
Meski begitu banyak penduduk setempat tetap terjebak di rumah mereka, dengan kekurangan air, makanan, obat-obatan, dan listrik yang meningkatkan risiko krisis kemanusiaan, karena organisasi bantuan memprioritaskan distribusi bantuan medis ke rumah sakit yang terjebak dalam konflik.
Kekerasan berkobar minggu ini di Darfur Barat, di mana dua jenderal yang bertikai Burhan dan Dagalo sama-sama memiliki sejarah, setelah memainkan peran kunci dalam kontra pemberontakan melawan pemberontak dalam perang saudara di kawasan itu yang dimulai pada 2003.
Burhan menguasai tentara Sudan di Darfur, sementara Dagalo adalah komandan salah satu dari banyak milisi Arab, Janjaweed, yang terlibat dalam pelanggaran dan kekejaman hak asasi manusia.
“Mencoba melarikan diri bisa berakibat fatal,” kata Karl Schembri, dari Dewan Pengungsi Norwegia, NRC.
Baca Juga: Hampir 5.000 Orang Telah Dievakuasi Arab Saudi dari Sudan
Ribuan warga negara asing telah melarikan diri dari negara itu ketika kekuatan Barat turun tangan untuk mengevakuasi warganya sendiri, sementara ribuan keluarga lokal lainnya telah mengambil risiko perjalanan berbahaya dari Ibu Kota Khartoum karena mereka harus berjuang sendiri.
Meski begitu banyak penduduk setempat tetap terjebak di rumah mereka, dengan kekurangan air, makanan, obat-obatan, dan listrik yang meningkatkan risiko krisis kemanusiaan, karena organisasi bantuan memprioritaskan distribusi bantuan medis ke rumah sakit yang terjebak dalam konflik.
Kekerasan berkobar minggu ini di Darfur Barat, di mana dua jenderal yang bertikai Burhan dan Dagalo sama-sama memiliki sejarah, setelah memainkan peran kunci dalam kontra pemberontakan melawan pemberontak dalam perang saudara di kawasan itu yang dimulai pada 2003.
Burhan menguasai tentara Sudan di Darfur, sementara Dagalo adalah komandan salah satu dari banyak milisi Arab, Janjaweed, yang terlibat dalam pelanggaran dan kekejaman hak asasi manusia.
“Mencoba melarikan diri bisa berakibat fatal,” kata Karl Schembri, dari Dewan Pengungsi Norwegia, NRC.
Baca Juga: Hampir 5.000 Orang Telah Dievakuasi Arab Saudi dari Sudan
Lihat Juga :