Korban Tewas Capai 528 Jiwa, Eks PM Sudan: Perang Bakal Jadi Mimpi Buruk Bagi Dunia

Minggu, 30 April 2023 - 14:33 WIB
loading...
Korban Tewas Capai 528...
Korban tewas akibat perang saudara di Sudan capai 528 jiwa. Foto/Ilustrasi
A A A
KHARTOUM - Kementerian Kesehatan Sudan melaporkan korban tewas Sudan akibat bentrokan tentara dan paramiliter Pasukan Pendukung Cepat (RSF) telah meningkat menjadi 528 jiwa. Sementara mantan perdana menteri Sudan, Abdalla Hamdok, memperingatkan bahwa perang saudara habis-habisan di negara Afrika Utara itu akan menimbulkan konsekuensi global yang serius.

Sebuah pernyataan Kementerian Kesehatan Sudan juga mengatakan bahwa 4.599 orang terluka dalam kekerasan yang dimulai pada 15 April itu.

Pihak kementerian sebelumnya menyebutkan jumlah korban tewas akibat kekerasan yang sedang berlangsung sebanyak 512 orang dan 4.193 lainnya luka-luka.

Menurut kementerian, 12 dari 18 negara bagian di Sudan telah menyaksikan bentrokan antara dua rival yang saling bertikai itu.

Menurut PBB, sekitar 75.000 orang telah mengungsi akibat pertempuran di ibu kota Khartoum serta di negara bagian Blue Nile dan Kordofan Utara, serta wilayah barat Darfur.

Bentrokan baru meletus pada hari Sabtu antara tentara Sudan dan pejuang RSF meskipun ada gencatan senjata tiga hari.

Baca Juga: Perang Saudara Sudan Berkecamuk: Kapan Neraka Ini Berakhir, Kami Ketakutan....
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
Sudan dan Palestina...
Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi
Butuh Persenjataan,...
Butuh Persenjataan, Sudan Tawarkan Pangkalan Militer di Laut Merah kepada Rusia
Terima Dubes Yassir...
Terima Dubes Yassir Mohamed, Baznas Perkuat Sinergi Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Dalam Sehari 800 Tentara...
Dalam Sehari 800 Tentara Ukraina jadi Korban Perang Sengit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved